Kompas.com - 01/09/2021, 10:50 WIB

KOMPAS.com - Manfaat olahraga bagi kesehatan sangatlah beragam.

Mengutip pemberitaan Kompas.com (18/10/2020), beberapa manfaat olahraga bagi kesehatan seperti menyehatkan tulang dan otot, mengurangi risiko penyakit kronis, menjaga kesehatan dan memori otak, dan lainnya.

Meski manfaat olahraga memang sudah umum diketahui, namun masih banyak orang malas melakukannya. Ada saja alasan untuk tidak meluangkan waktu berolahraga, mulai dari udara yang terlalu panas atau berangin, tak punya waktu, hingga tidak punya uang untuk membayar keanggotaan gym.

Tapi, olahraga sebetulnya bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Kita bahkan bisa menyelipkannya ke dalam aktivitas harian.

Melansir Cosmopolitan, berikut beberapa cara mudah tetap bugar dan sehat meski kita "mager":

1. Disiplin melakukan gerakan "10 repetisi"

Melakukan beberapa set push up rasanya malas sekali, tapi kalau hanya 10 repetisi? Kita tentu bisa mengusahakannya, bukan?

Cobalah disiplin melakukan gerakan olahraga sebanyak 10 repetisi setiap harinya. Misalnya, push up dan sit up masing-masing 10 repetisi setiap hari.

Sebab, melakukan olahraga sedikit tetap lebih baik daripada tidak sama sekali.

Jika sudah membiasakannya, kita akan mulai menemukan polanya dan merasa 10 repetisi itu mungkin terlalu ringan.

Ketika sampai di titik itu, kita akan lebih mudah menambah repetisinya atau menambah jenis gerakan lainnya.

Ilustrasi diamond push upshutterstock Ilustrasi diamond push up
2. Berdiri setidaknya setiap satu jam

Pola hidup terlalu banyak duduk atau rebahan sangat buruk bagi kesehatan.

Sayangnya, pola hidup semacam ini semakin banyak dilakukan di masa pandemi Covid-19 karena kebanyakan orang mesti berada di rumah sepanjang hari.

Namun, hal itu sebaiknya tak jadi alasan. Usahakan untuk mengurangi duduk dan berdiri setidaknya sekali setiap satu jam. Kita bisa pergi ke toilet, berjalan ringan di sekitar atau sekadar menyeduh secangkir teh.

Memiliki jam tangan pelacak langkah bisa menjadi upaya yang baik untuk mengetahui berapa banyak langkah kita setiap harinya.

Baca juga: Berapa Lama Harus Olahraga untuk Kurangi Efek Buruk Rebahan?

3. Jalan setidaknya 20 menit setiap hari

Membayangkan lari atau jogging selama satu jam setiap harinya rasanya begitu berat. Apalagi jika kita punya kesibukan harian yang padat.

Namun, usahakan untuk tetap bergerak setidaknya 20 menit setiap harinya. Meski singkat, tapi upaya itu tetap baik untuk kesehatan kita secara keseluruhan.

Sangat mudah menyelipkan 20 menit jalan kaki ke dalam jadwal harian kita. Jika berencana tak keluar rumah, kita bahkan bisa melakukannya di dalam ruangan.

Setelah rutin jalan kaki 20 menit setiap harinya, cobalah lihat perubahan yang kita rasakan selama sebulan.

 

4. Tidur cukup

Kesehatan tak hanya seputar aktivitas olahraga saja. Pola hidup harian kita juga sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan. Tidur cukup adalah salah satunya.

Meski terdengar sepele, namun banyak orang masih sulit menerapkannya secara rutin.

Salah satu cara memiliki tidur berkualitas setiap harinya adalah dengan mengatur waktu tidur dan bangun rutin.

Sebelum tidur, pastikan kamar tidur kita mendukung. Misalnya, dengan mematikan lampu kamar, memastikan kamar tenang dan jauh dari kebisingan, hingga mematikan ponsel beberapa saat sebelum tidur.

Baca juga: Susah Tidur? Ini 5 Cara Tidur Nyenyak dan Berkualitas

5. Abaikan durasi

Kualitas olahraga kita tidak ditentukan dari durasinya. Jadi, tak perlu khawatir dengan unggahan teman-temanmu di media sosial yang bisa lari selama berjam-jam atau tampaknya sempat melakukan olahraga sepanjang hari.

Ingatlah bahwa olahraga apapun baik dan hal terpenting adalah kita berusaha bergerak lebih sering.

Tak perlu muluk-muluk berharap bisa lari maraton sebelum kita berusaha untuk bisa rutin jalan kaki setiap harinya.

Tak perlu khawatir jika pada satu atau dua hari kita cuma bisa lari selama 10-20 menit saja. Ingatlah bahwa untuk melakukan itu, kita sudah berusaha untuk mengurangi waktu duduk-duduk dan rebahan.

6. Lari selama satu lagu

Daripada terlalu ambisius melakukan olahraga selama berjam-jam tetapi setelahnya malah capek dan tidak melakukannya lagi, cobalah untuk berolahraga dengan durasi satu lagu.

Pilihlah lagu favorit sehingga kita bahkan tak merasa bahwa sudah berolahraga sepanjang lagu tersebut diputar.

Melakukannya setiap hari akan membuat kita semakin terbiasa berolahraga rutin.

Ilustrasi melakukan olahraga ringan di sela kesibukan.PEXELS/KAROLINA GRABOWSKA Ilustrasi melakukan olahraga ringan di sela kesibukan.
7. Berolahraga selama iklan

Suka menonton televisi? Mengapa tidak meluangkan waktu berolahraga selama iklan berlangsung.

Meski sebentar, namun jika kita melakukannya di setiap sesi iklan, tentu durasi olahraga yang kita lakukan dalam sehari bisa cukup lama.

Jika yang kita sukai adalah menonton serial di platform streaming, tentu tidak ada iklan.

Tapi, kita juga bisa mengakalinya, misalnya melakukan olahraga sirkuit selama lima menit setiap satu episode selesai.

Olahraga sirkuit tersebut bisa terdiri dari lunges, burpees, jogging, lompat tali, hingga squat.

Baca juga: 10 Manfaat Olahraga Lompat Tali

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.