Kompas.com - 08/09/2021, 11:05 WIB
Jalan cepat bisa menjadi alternatif yang baik untuk menurunkan risiko kematian dini jika pada waktu lainnya kita banyak rebahan dan duduk-duduk. FREEPIK/JCOMPJalan cepat bisa menjadi alternatif yang baik untuk menurunkan risiko kematian dini jika pada waktu lainnya kita banyak rebahan dan duduk-duduk.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Jika berjalan kaki adalah hobimu, pertahankan. Atau jika bisa, tingkatkan.

Pasalnya, sebuah penelitian baru menyebutkan bahwa berjalan kaki sekitar 7.000 langkah per hari akan menurunkan risiko kematian dalam 11 tahun ke depan, terlepas dari apa penyebabnya. Angka penurunan risiko itu pun cukup fantastis, 50 hingga 70 persen.

Penelitian yang dibuat baik bagi pria dan wanita ini juga menunjukkan bahwa langkah cepat belum tentu lebih baik. Sebab, intensitas langkah, atau jumlah langkah per menit, tidak mempengaruhi risiko kematian.

Menurut Amanda Paluch, asisten profesor di departemen kinesiologi Universitas Massachusetts sekaligus pemimpin penelitian, perangkat penghitung langkah seperti smartwatch yang beredar di pasaran saat ini dapat menjadi alat yang berguna untuk memantau aktivitas masyarakat umum dan untuk komunikasi pasien-dokter.

"Langkah per hari adalah metrik yang sederhana dan mudah dipantau. Lalu, melangkah lebih banyak per harinya mungkin akan lebih baik bagi kesehatan,” ujarnya.

Paluch pun menambahkan bahwa 7.000 langkah per hari mungkin akan menjadi target mereka yang belum mencapainya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami juga menemukan bahwa makin banyak langkah yang dilakukan per harinya, risiko kematian akan semakin menurun secara bertahap, apalagi jika meningkatkannya hingga 10.000 langkah per hari,” ujarnya.

Baca juga: 8 Cara Optimalkan Olahraga Jalan Kaki untuk Kesehatan

Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open pada 3 September lalu ini rupanya menarik perhatian dua dokter yang tidak terlibat.

"Penelitian yang bagus dengan pesan yang hebat: ‘Hidup lebih panjang, berjalan kali lebih banyak,’” ujar Dr. Guy Mintz, direktur kesehatan jantung Northwell Health di Sandra Atlas Bass Heart Hospital di Manhasset, New York.

"Tidak perlu ke gym, tidak perlu membeli peralatan olahraga, hanya berjalan kaki,” tambahnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.