Kompas.com - 13/09/2021, 16:20 WIB
Ilustrasi ibu menyusui. SHUTTERSTOCKIlustrasi ibu menyusui.

KOMPAS.com - Memberikan air susu ibu (ASI) sejak bayi baru lahir tidak hanya dapat mendukung kesehatan buah hati, tetapi juga kesejahteraan bayi secara keseluruhan.

American Academy of Pediatrics bahkan merekomendasikan agar pemberian ASI eksklusif dilakukan selama enam bulan pertama kehidupan bayi.

Kemudian, pada usia enam bulan, ibu dapat terus memberikan ASI bersama dengan makanan pendamping sampai anak berusia 1-2 tahun.

Baca juga: Tak Perlu Ragu, Vaksin Covid-19 Aman buat Ibu Menyusui

ASI ternyata juga menawarkan banyak manfaat kesehatan bagi ibu dan bayi. Untuk bayi, potensi manfaatnya meliputi:

• Mengurangi risiko asma.

• Mengurangi insiden infeksi telinga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

• Mendukung sistem kekebalan yang kuat.

• Dan bagi ibu, menyusui berpotensi mengurangi risiko terkena kanker payudara atau tekanan darah tinggi.

Namun demikian, tidak ada "makanan ajaib" yang pasti akan meningkatkan produksi ASI dan juga tidak ada makanan yang harus dihindari oleh ibu menyusui.

Kendati begitu, tingkat nutrisi tertentu seperti vitamin dan asam lemak yang ditemukan dalam ASI dapat dipengaruhi oleh apa yang ibu makan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.