Kompas.com - 08/10/2021, 09:00 WIB

Ia juga penulis "A Dog's World: Imagining the Lives of Dogs in a World Without Humans".

Namun tidak semua anjing sama, baik secara fisiologis, psikologis, atau sosial, tambah Bekoff.

"Anjing adalah individu, dan kita perlu mengenali anjing kita," sebut Bekoff.

"Saya selalu menyarankan, kita harus fasih berbahasa anjing."

Bekoff mengatakan, pemilik anjing harus mendengarkan apa yang coba disampaikan anjing mereka melalui gonggongan, suara lain, ekspresi di wajah, dan tubuh hewan itu.

Secara umum, rentang emosi yang dialami anjing lebih terbatas daripada yang dialami kebanyakan manusia.

"Saya tidak berpikir emosi anjing sangat kompleks," kata Wynne.

"Anjing merasakan emosi dasar yang hangat seperti kebahagiaan dan kegembiraan, dan emosi dingin seperti ketakutan dan kecemasan."

Ada banyak hal yang ditak diketahui dari emosi yang dirasakan anjing.

Kesulitan yang dialami para peneliti untuk mengetahui emosi anjing adalah, anjing tidak bisa menjelaskan dengan tepat seperti apa perasaan hewan itu di saat-saat tertentu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.