KOMPAS.com - Bayi yang lahir prematur cenderung lemah dan organ tubuhnya belum bisa berfungsi secara maksimal.
Umumnya, bayi prematur juga memiliki berat badan yang rendah, dan rentan mengalami berbagai masalah kesehatan.
Selain dirawat secara medis, saat ini juga dikenal penanganan bayi prematur yang disebut kangaroo mother care atau perawatan mode kanguru (PMK).
Metode ini melibatkan kontak kulit ke kulit (skin to skin) antara bayi dan ibu, dan memberikan manfaat kesehatan bagi bayi.
Baca juga: Viral, Bagaimana Skin to Skin yang Benar untuk Atasi Hipotermia?
Bidan Shellie Hawk CNM menjelaskan manfaat perawatan mode kanguru, serta petunjuk untuk membantu para ibu dan bayi memeroleh hasil terbaik dari kontak kulit ke kulit ini.
Metode perawatan kanguru dikembangkan di Kolombia pada 1970-an untuk membantu mengurangi angka kematian bayi prematur.
Sekarang, banyak dokter dan bidan merekomendasikan metode ini pada bayi prematur dan bayi yang lahir normal.
"Kelahiran adalah kejutan besar bagi bayi," kata Hawk.
"Mempraktikkan perawatan kanguru, terutama setelah bayi kita lahir, membantu memudahkan transisi dari rahim --tempat yang hangat, nyaman, tenang-- ke dunia luar yang jauh lebih dingin dan lebih bising."
Berikut adalah manfaat metode perawatan kanguru bagi bayi yang baru lahir:
Metode ini akan membantu meningkatkan tingkat saturasi oksigen atau jumlah oksigen yang mengalir ke seluruh tubuh bayi prematur, sehingga detak jantung dan pernapasan bayi menjadi stabil.
Sebagian besar bayi mudah tertidur dalam beberapa menit setelah diletakkan di dada ibu atau ayah karena mereka mendengar detak jantung dengan cara yang sama seperti saat bayi masih berada di dalam rahim.
Kontak kulit ke kulit membantu mengatur suhu tubuh bayi.
Baca juga: Bahaya Stunting Ketika Berat Badan Bayi Terus Turun
Semakin sedikit energi yang digunakan bayi untuk mengontrol suhu, semakin banyak energi yang dapat digunakan untuk aktivitas penambahan berat badan dan pertumbuhan.
"Ketika bayi diletakkan di perut ibunya, dia benar-benar merangkak mencari payudara ibu," sebut Hawk.
Kontak kulit ke kulit membantu ibu dan bayi membentuk rutinitas menyusui yang lebih cepat serta meningkatkan produksi ASI.
Sama halnya dengan menyusui, perawatan metode kanguru dapat meningkatkan hormon perasaan baik yang disebut oksitosin.
Baca juga: Gadget Boleh untuk Anak, tapi Bonding Time Jauh Lebih Penting
Hormon ini akan melawan penurunan hormon estrogen dan progesteron yang terjadi setelah ibu melahirkan.
Tak hanya itu. Perawatan metode kanguru pun mampu meningkatkan bonding atau ikatan antara ibu dan bayi. Hal tersebut juga berlaku bagi ayah dan bayi.
Sebelum melakukan perawatan ini, matikan lampu dan pastikan lingkungan di sekitar kita dalam kondisi tenang.
Dari situ, kita dapat melakukan langkah berikut:
- Melepaskan kemeja dan bra dan ganti dengan kemeja yang memiliki ritsleting atau kancing di bagian depan
- Biarkan bayi hanya memakai popok dan topi, lalu letakkan tengkurap di dada kita dalam posisi tegak
- Tutupi bayi dengan selimut atau baju
- Pegang bayi dengan gaya kanguru selama satu jam, setidaknya empat kali seminggu
"Terlepas dari persalinan kita, perawatan metode kanguru dapat menciptakan pengalaman bonding yang tenang dan nyaman, bahkan membantu mengatasi pengalaman melahirkan yang sulit," tutur Hawk.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.