Kompas.com - 24/11/2021, 14:42 WIB

KOMPAS.com - Netizen sedang gaduh dengan pembahasan tren challenge di media sosial yang berisiko pada kerahasiaan data pribadi.

Hal ini berawal dari tren berbagi variasi nama panggilan, yang belakangan disadari termasuk dalam data pribadi. Terlebih lagi, muncul pengakuan netizen yang jadi korban penipuan akibat gegabah ikut serta dalam challenge tersebut.

Sebelumnya, tren serupa juga menantang pengguna media sosial untuk berbagi tanggal lahir, tampilan rumah dan berbagai informasi penting lainnya.

Baca juga: Hati-hati, Tren Challenge di Medsos Umbar Data Pribadi Tanpa Sadar

Pakar Komunikasi Digital dari Universitas Indonesia (UI), Dr. Firman Kurniawan menilai masyarakat seharusnya melek dan waspada akan berbagai tindakannya dalam menggunakan media sosial.

Sayangnya, aktivitas di dunia maya seringkali dimaknai sebagai hal yang tidak serius, pengisi waktu luang atau pelepas penat dari rutinitas harian.

Tangkapan layar unggahan akun Instagram resmi Kementerian Informasi dan Informatika (Kominfo) soal data pribadi yang dapat disalahgunakan.INSTAGRAM.com/@kemenkominfo Tangkapan layar unggahan akun Instagram resmi Kementerian Informasi dan Informatika (Kominfo) soal data pribadi yang dapat disalahgunakan.

"Anggapan luas macam inilah yang kemudian dimanfaatkan oleh pihak yang berupaya memperoleh keuntungan secara ilegal, untuk melancarkan maksud jahatnya," jelasnya kepada Kompas.com, Rabu (24/11/2021).

Peluang manipulasi secara massal untuk mengungkap data pribadinya juga terbuka lebih luas pada masyarakat yang terlena dan asyik mengikuti tren.

Masyarakat itu tidak sadar, pengungkapan informasi di era digital, jadi pintu masuk untuk mengakses data pribadi lainnya, jelas Firman.

Baca juga: Hati-hati, Tren Challenge di Medsos Umbar Data Pribadi Tanpa Sadar

Minim kesadaran pentingnya data pribadi

Instagram, TikTok, Twitter dan berbagai platform memang sudah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Fungsinya bukan hanya sebagai hiburan namun juga informasi dan aktualisasi diri.

Medsos kemudian digunakan dengan kurang bijaksana sehingga membahayakan kerahasiaan data pribadi. Padahal informasi penting ini bisa disalahgunakan untuk melakukan berbagai kejahatan digital.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.