Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2021, 12:00 WIB
Anya Dellanita,
Lusia Kus Anna

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Punya kebiasaan minum kopi tanpa gula? Mungkin itu harus disyukuri.
Sebab, penelitian menemukan bahwa konsumsi kopi dapat dikaitkan dengan risiko penurunan kognitif atau kemampuan berpikir, yang sering mendahului penyakit Alzheimer.

Melansir Eat This Not That, pera peneliti dalam studi yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Aging Neuroscience tersebut mengamati kebiasaan asupan kopi dan kesehatan kognitif dari 227 orang dewasa yang sehat secara kognitif di Australia dalam periode sekitar 10 tahun.

Hasilnya, ditemukan bahwa konsumsi kopi yang lebih tinggi dikaitkan dengan penurunan fungsi eksekutif dan perhatian yang lebih lambat, dan memiliki kemungkinan lebih rendah menderita Alzheimer.

Baca juga: 3 Efek Samping Minum Kopi Saat Haid yang Mungkin Terjadi

Menurut para peneliti, kemungkinan besar hal itu disebabkan karena kopi dapat menjaga akumulasi amiloid, catat para peneliti. Amiloid adalah jenis plak yang dianggap sebagai ciri khas Alzheimer dan penurunan kognitif karena menghancurkan neuron di otak.

 

Alzheimer merupakan kelainan progresif yang menyebabkan sel-sel otak menyusut dan mati. Penyakit Alzheimer ini menjadi penyebab umum demensia, yang membuat penderitanya mengalami penurunan dalam keterampilan berpikir, perilaku dan sosial hingga mengganggu fungsi sehari-hari.

Menurut Andrea Dunn, RD, ahli diet di departemen gastroenterologi, hepatologi, dan nutrisi di Cleveland Clinic, selain kafein, sebenarnya ada berbagai zat baik dalam kopi. Menurutnya. kopi memiliki sifat unik yang tidak hanya mempengaruhi kesehatan otak tetapi juga menawarkan manfaat lain.

"Kopi mengandung sekitar seribu senyawa botani yang berbeda, dan itu sebenarnya sumber antioksidan terbaik dalam diet Amerika," katanya.

Baca juga: Kapan Batas Waktu Minum Kopi dalam Satu Hari?

Sama seperti jenis makanan dan minuman lainnya, moderasi memang penting. Sebagai contoh, satu penelitian yang mengamati data pada lebih dari 350.000 peserta menemukan manfaat kesehatan jantung yang terkait dengan minum satu hingga dua cangkir kopi per hari.

Namun, manfaatnya justru menurun jika di luar jumlah itu. Karena itu, batasi asupan kopi tak lebih dari empat cangkir per hari.

Hal lain yang perlu diingat, penelitian ini menyebutkan tentang manfaat meminum kopi, bukan dessert penuh gula, krimmer, whip cream, atau sirup dalam cangkir.

"Meminum kopi dengan gula hanya akan menghilangkan efek antioksidan. Jadi, sebaiknya gunakan pemanis seminim mungkin" kata Dunn.

Baca juga: Perhatikan, Kebiasaan Ngopi yang Bikin Berat Badan Naik

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com