Kompas.com - 18/01/2022, 09:22 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Sebuah studi baru yang dilakukan pada tikus membuktikan bagaimana triclosan, antimikroba yang ditemukan dalam pasta gigi, mainan, dan ribuan produk lainnya, dapat memicu peradangan usus.

Melansir Scitech Daily, penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti yang dipimpin oleh University of North Carolina di Chapel Hill, University of Massachusetts Amherst, dan Hong Kong Baptist University tersebut mengidentifikasi bakteri dan enzim yang memicu efek berbahaya triclosan.

Lebih lanjut, penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Communications tersebut menunjukan bahwa enzim bakteri dapat diblokir, sehingga tak mendorong kerusakan usus.

“Dengan mengidentifikasi bakteri penyebab, pendekatan baru dapat dikembangkan untuk diagnosis, pencegahan, dan pengobatan penyakit radang usus.”

Itulah yang disampaikan salah satu peneliti, Matthew Redinbo, profesor kimia dan mikrobiologi di UNC-Chapel Hill College of Arts & Sciences dan UNC. School of Medicine.

Sisi beracun triclosan memang sudah ditemukan dalam penelitian sebelumnya. Namun, studi baru ini memberikan pandangan lebih dekat pada perubahan yang disebabkan pada populasi mikroskopis usus.

Dalam studi, para peneliti menghubungkan enzim mikroba usus tertentu, terutama protein beta-glucuronidase (GUS), dengan triclosan.

Hasilnya, menunjukkan bahwa enzim ini mendorong triclosan untuk mendatangkan bahaya di usus.

Lalu setelah mengetahui protein bakteri mana yang menjadi penyebabnya, tim peneliti menggunakan inhibitor untuk mikrobioma guna memblokir pemrosesan triclosan di usus.

Dengan pemblokiran itu, kerusakan usus besar dan gejala kolitis, suatu bentuk penyakit radang usus pun dapat dicegah.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.