Kompas.com - 26/01/2022, 15:17 WIB

KOMPAS.com - Saat ini memakai masker wajah adalah salah satu protokol kesehatan (prokes) yang wajib dipatuhi untuk dapat mencegah penyebaran virus corona.

Karena tentu saja, masker juga menjadi penghalang yang berguna ketika batuk atau bersin.

Meski begitu, kita sudah tidak bisa memakai masker dengan sembarangan.

Apalagi, masker kain yang terbuat dari bahan katun tidak banyak melindungi dari partikel virus yang lebih mudah menular, seperti varian omicron.

"Pada dasarnya, interaksi yang sebelumnya tidak mengakibatkan infeksi yang sekarang membuat orang sakit," kata ahli penyakit menular, Steven Gordon.

"Para peneliti masih melihat berapa banyak omicron yang lebih menular daripada pendahulunya."

Baca juga: Riset Ilmuwan Jepang, Omicron Bertahan Lebih Lama di Permukaan

"Tetapi pada titik ini, jelas bahwa omicron memang lebih menular sehingga kita semua perlu mengambil tindakan pencegahan tambahan," ujar dia.

Itu artinya kita harus mempraktikkan prokes dengan lebih ketat, termasuk memakai masker dengan benar, dan melanjutkan jarak sosial.

Rekomendasi masker terbaik

Pada pertengahan Januari, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengumumkan, masker kain yang longgar tidak cukup untuk melindungi diri dari omicron.

Untuk melawan varian baru ini, kita perlu meningkatkan masker kain dan sebagai gantinya pilihlah masker dengan filtrasi tinggi yang pas dengan wajah kita.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.