Kompas.com - 10/02/2022, 16:15 WIB

KOMPAS.com - Sebagai manusia, kita pasti memiliki kesukaan, ketidaksukaan, dan -tentu saja, kepribadian yang berbeda-beda.

Namun, terkadang ada nilai yang bisa didapat dalam mengelompokkan orang sebagai sarana dalam memahami kesamaan untuk dapat saling terhubung.

Salah satu caranya adalah dengan mengategorikan kepribadian orang sebagai ekstrovert dan introvert.

Ekstrovert lebih terbuka, dan introvert mungkin lebih suka dengan ketenangan.

Baca juga: Bergaya Jadi Orang Ekstrovert Bikin Hidup Lebih Bahagia, Percaya?

Meski begitu, perbedaan ini mungkin akan membuat orang-orang introvert-ekstrovert yang terlibat dalam sebuah hubungan percintaan bertanya-tanya.

Apakah perbedaan semacam itu memungkinkan hubungan yang harmonis dalam jangka panjang?

Menurut terapis hubungan, Tracy Ross, hubungan introvert-ekstrovert umum terjadi, dan keadaan ini tercipta salah satunya karena manusia mendambakan keseimbangan.

"Introvert dan ekstrovert tertarik satu sama lain karena perbedaan," kata Ross.

"Dan, dalam beberapa hal, ini dapat bekerja dengan sangat baik seperti ketika orang yang introvert merasa membutuhkan lebih banyak aktivitas sosial."

"Atau, ketika orang yang ekstrovert merasa kewalahan dengan komitmen mereka," ujar Ross.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.