Kompas.com - 16/02/2022, 10:16 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Pasien kanker Limfoma Hodgkin atau kelenjar getah bening perlu sejumlah pengobatan intensif dalam meningkatkan kualitas hidupnya.

Oleh karena itu, dukungan keluarga terdekat merupakan satu hal penting untuk kesembuhan pasien kanker, termasuk pada kanker Limfoma Hodgkin. 

Maryanto, pria asal Yogyakarta yang anaknya menderita kanker Limfoma Hodgkin pun mengatakan hal yang sama.

Sejak muncul gejala-gejala yang merujuk pada kanker Limfoma Hodgkin yang dirasakan anaknya, sebisa mungkin ia memberi support penuh dan mendampingi berobat dan hingga kini sudah mendapat penanganan kanker yang minim efek samping.

Baca juga: Tasya Kamila Ungkap Perjuangan Suaminya Lawan Kanker Limfoma Hodgkin

Mengingat pengobatan kanker dilakukan dengan intensitas tertentu hingga dalam jangka waktu yang cukup panjang. Peran keluarga untuk mendampingi pasien perlu jadi perhatian utama.

"Saya sebagai ayah dari pasien Limfoma Hodgkin memberikan support 100 persen. Begitu juga dengan keluarga lainnya, karena pasien kanker pasti merasa memikul beban yang berat," katanya dalam Media Briefing Limfoma Hodgkin: Dari Tantangan Menuju Harapan , Selasa (15/2/2022).

Bentuk dukungan yang bisa dilakukan keluarga apabila ada kerabat dengan pasien kanker Limfoma Hodgkin ini adalah berupa pendampingan.

Pendampingan ini bertujuan agar si pasien tidak merasa sendiri ketika menjalani sederet pengobatan yang melelahkan.

"Diajak senang-senang, kasih kegiatan yang menghibur supaya imunnya naik. Ini bisa menumbuhkan harapan-harapan baik untuk sembuh," paparnya.

Kemudian pendampingan juga diperlukan dalam perilaku sehari-hari. Keluarga bisa terus mengingatkan agar pasien mengikuti anjuran dokter dalam hal makanan yang dikonsumsi, kepatuhan minum obat, semangat untuk terapi hingga kebiasaan yang perlu dihindari lainnya.

"Diperhatikan makanannya, kondisi psikis dan hal-hal lain yang sesuai dengan anjuran dokter," tambah Maryanto. 

Baca juga: Banyak Pasien Kanker Terlambat Dideteksi, Penyebabnya Skrining Rendah

dr. Johan Kurnianda, SpPD-KHOM, Spesialis Penyakit Dalam – Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik pun menambahkan, pasien kanker Limfoma Hodgkin membutuhkan dukungan penuh dari lingkungan bahkan sampai sembuh.

"Walaupun pengobatan sudah selesai, kanker bisa muncul lagi. Karena itu harus didampingi untuk pengecekan rutin, setidaknya tiga bulan sekali atau setahun sekali untuk memantau kondisinya," ujar dr. Johan.

Perlu diketahui, pendampingan yang dimaksud tak hanya pengaruhi tingkat kesembuhan pada pasien kanker Limfoma Hodgkin saja, tapi juga penting bagi pasien kanker lainnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.