Kompas.com - 18/05/2022, 13:06 WIB

KOMPAS.com - Singapura dikenal sebagai negara yang memiliki aturan ketat untuk menjaga ketertiban.

Semua warga negaranya dan orang yang mengunjungi negara ini wajib mematuhi peraturan ataupun undang-undang yang diberlakukan.

Aturan di Singapura bukan sekadar larangan yang berkaitan dengan perbuatan kriminal, melainkan juga hal yang bisa mengganggu kenyamanan.

Baca juga: Dua Abad Berkarya, Louis Vuitton Bikin Pameran Koper di Singapura

Sering kali larangan tersebut terasa aneh dan konyol, khususnya oleh kita yang tidak tinggal di Singapura.

Dikutip dari Culture Trip, berikut adalah berbagai perilaku yang dilarang untuk dilakukan di "Negara Singa" tersebut.

Mengunyah permen karet

Larangan mengunyah permen karet di Singapura merupakan salah satu yang paling terkenal di dunia.

Aturan ini berlaku sejak tahun 1992 ketika pemerintah menyadari permen karet memicu sejumlah gangguan publik.

Sebabnya, beberapa warga menempelkan sisa permen karet pada sensor pintu di kereta Mass Rapid Transit sehingga tidak berfungsi dengan benar.

ilustrasiUnsplash/Charles Wright ilustrasi
Warga Singapura yang ketahuan menjual atau mengimpor permen karet bisa dikenakan sanksi berupa denda yang amat besar hingga hukuman penjara.

Menyalakan petasan

Petasan dan kembang api identik dengan perayaan Imlek, yang biasanya berlangsung meriah di Singapura.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.