Kompas.com - 23/06/2022, 10:40 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Berlari menjadi salah satu pilihan olahraga kardio yang banyak dilakukan.

Karena selain mudah dan murah, berlari juga bisa membantu orang untuk menjaga berat badan tetap sehat.

Namun, penelitian baru dari British Heart Foundation menunjukkan bahwa lari jarak jauh sebenarnya memiliki dampak yang kurang baik, terutama bagi para pria.

Penelitian tersebut mengamati 300 atlet dan menemukan bahwa lari ketahanan (seperti maraton dan triatlon) dapat meningkatkan kesehatan wanita, tetapi merugikan pria.

Meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke

Ada pun hasil penelitian menunjukkan bahwa arteri utama pria yang secara teratur melakukan lari jarak jauh akan menua sebelum waktunya dan menjadi lebih kaku.

Arteri utama yang menua sebelum waktunya itu akan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke bagi mereka.

"Bagi atlet yang melakukan latihan endurance, jantungnya harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh," kata direktur medis di British Heart Foundation, James Leiper.

"Penelitian menunjukkan bahwa dalam beberapa kasus, ini dapat menyebabkan perubahan pada jantung," terangnya.

Baca juga: Bahaya Tersembunyi di Balik Lari Marathon

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan

Meskipun penelitian menunjukkan bahwa berlari jarak jauh bisa berbahaya bagi para pria, namun itu bukan berarti kita harus meninggalkannya.

Sebab, Leiper menekankan bahwa penelitian lebih lanjut perlu dilakukan, dan faktanya lari masih memberikan manfaat kesehatan bagi pria.

"Penting untuk dicatat bahwa [lari] terbukti mengurangi risiko penyakit jantung dan peredaran darah, membantu mengendalikan berat badan, serta menurunkan tekanan darah dan kolesterol," jelasnya.

Dia juga menambahkan, berlari dengan tepat dan tidak berlebihan seharusnya tetap memberikan manfaat, serta tidak membuat arteri kita menua sebelum waktunya.

Baca juga: Perhatikan, 10 Tips Penting Sebelum Ikut Lari Marathon

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.