Kompas.com - 01/07/2022, 09:47 WIB

Baby blues dapat dipengaruhi oleh kurang tidur, stres dan perubahan hormonal,” tambahnya.

"Jadi, jika Anda merasa seperti itu, ketahuilah bahwa Anda tidak sendirian dan itu sangat normal," tegas Dokter Newlin.

Baca juga: Riset Ungkap Kaitan Ibu Depresi dan Anak Rewel

Tingkat keparahan dan intensitas waktu menjadi pembeda utama

Perbedaan terbesar antara baby blues dan depresi pascamelahirkan adalah tingkat keparahan dan lamanya waktu.

Baby blues cenderung memuncak pada minggu pertama setelah melahirkan dan menghilang dalam dua minggu pertama.

Namun jika lebih dari itu atau bahkan memburuk, maka itu bisa menandakan depresi pascamelahirkan, yang perlu ditangani segera oleh dokter.

"Atau jika keadaan meningkat dan Anda merasa itu memengaruhi kemampuan Anda untuk merawat diri sendiri, atau merawat bayi Anda, hubungi dokter Anda," pesan Dokter Newlin.

Depresi pascamelahirkan juga memunculkan perasaan negatif yang begitu kuat dan mengganggu aktivitas harian kita.

Misalnya tidak lagi bisa menikmati hal yang biasanya disenangi, merasa tidak berharga atau putus asa dan tak mampu merawat diri sendiri serta anak yang baru dilahirkan.

Baca juga: Depresi Pascamelahirkan Juga Dialami Ayah Baru

"Katakanlah Anda tidak bisa bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau Anda tidak bisa makan, atau Anda makan terlalu banyak — itu semua lebih mirip gejala depresi daripada baby blues.”

Depresi yang kerap dialami pada ibu muda ini juga menghilangkan semua kegembiran dan kebahagian yang hadir karena anak.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.