Kompas.com - 05/07/2022, 15:27 WIB

KOMPAS.com - Amber Heard mengajukan pembatalan putusan kasus pencemaran nama baik yang telah dimenangkan Johnny Depp.

Permintaan tersebut disampaikan kepada salah satu hakim di Virginia dengan dalih jika bukti yang ditampilkan di persidangan tidak valid.

Dalam dokumen pembatalan yang berjumlah 43 halaman itu disebut jika keputusan para juri tidak didukung oleh bukti selama persidangan yang dijalani mantan pasangan suami istri itu.

Diklaim pula jika aktor Lone Ranger itu hanya melanjutkan tuntutan pencemaran nama baik dengan teori implikasi, mengabaikan klaim bahwa pernyataan Amber Heard yang dimaksudnya sebenarnya tidak tepat.

Baca juga: Pakar: Kesaksian Emosional Amber Heard Tak Berarti Berbohong

Alasan lain yang diajukan, salah satu anggota dari tim juri persidangan tersebut dipilih secara ilegal dengan memberikan tanggal lahir yang salah.

“Ketidaksesuaian ini menimbulkan pertanyaan apakah Juri 15 benar-benar menerima panggilan untuk tugas juri dan diperiksa dengan benar oleh pengadilan untuk menjadi juri,” kata mosi pengacara aktris Aquaman ini, yang diajukan pada Jumat lalu.

Meski demikian, belum ada informasi lebih lanjut apakah pengadilan Virginia akan memproses atau mengabaikan permintaan pembatalan ini.

Johnny DeppYouTube Law & Crime Johnny Depp
Pengacara Johnny Depp, Ben Chew mengatakan mosi tersebut sudah dapat diprediksi oleh timnya.

"Sama seperti yang kami perkirakan, hanya lebih lama, lebih substantif," katanya, dikutip dari NY Post.

Baca juga: Foto Viral Peluk Johnny Depp di Ruang Sidang, Ini Kata Camille Vasquez

Pasca sidang yang berlangsung selama berminggu-minggu itu, pengadilan memutuskan Amber Heard harus membayar ganti rugi sebesar 10,3 juta dollar AS kepada mantan suaminya.

Hal ini karena tindakan pencermaran nama baik yang dilakukannya lewat tulisan opini di The Washington Post yang disebut merusak karier ayah Lily Rose Depp itu.

Baca juga: Berkaca dari Kasus Johnny Depp dan Amber Heard, Ini 5 Pelajaran Agar Tidak Terjebak Toxic Relationship

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber NYPost


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.