Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/03/2023, 20:00 WIB
Gading Perkasa,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Forbes

KOMPAS.com - Emotional intelligence (EQ) atau kecerdasan emosional, merupakan kemampuan untuk memahami emosi diri dan orang lain.

Istilah EQ dicetuskan oleh psikolog Daniel Goleman dalam bukunya yang terkenal, "Emotional Intelligence: Why it Can Matter More Than IQ" yang dirilis pada 1995.

Banyak studi menunjukkan, EQ merupakan kualitas utama untuk kepemimpinan yang efektif.

Orang dengan EQ tidak hanya mampu mengelola emosi, tapi juga memahami bagaimana emosi mereka memengaruhi orang lain dalam situasi sosial.

Baca juga: 5 Pertanyaan untuk Menguji Kecerdasan Emosional Diri Sendiri

Menurut Goleman, ada lima komponen kunci dari EQ, yaitu kesadaran diri, empati, motivasi, keterampilan sosial, dan regulasi diri.

Cobalah mengelola komponen-komponen ini, agar kualitas kepemimpinan kita akan semakin baik.

1. Kesadaran diri

Pemahaman diri yang baik sangat penting sebelum memahami orang lain di sekitar kita.

Kesadaran diri adalah elemen penting dari kecerdasan emosional karena membantu kita mengenali dan mengelola emosi, menghargai diri, serta memahami kekuatan dan kelemahan pribadi.

Saat kita menghargai diri sendiri, kita juga menghargai orang lain, dan karyawan akan lebih termotivasi untuk memberikan yang terbaik ketika mereka merasa dihargai.

Baca juga: Ajarkan Empati pada Anak Berpengaruh pada Kecerdasan Emosional

2. Berempati kepada orang lain

Seorang pemimpin yang berempati mampu memahami perspektif orang lain dan merasakan emosi mereka, sehingga membuat mereka merasa dipahami.

Banyak karyawan tidak ingin membawa masalah pribadi ke tempat kerja meskipun sedang mengalami kesulitan.

Namun, jika kita menanyakan kabar mereka dengan empati, mereka akan merespons secara jujur.

Orang yang berempati tidak hanya memperhatikan apa yang diucapkan, tetapi juga energi emosi seseorang dan melanjutkan percakapan berdasarkan apa yang dirasakan dari individu tersebut.

3. Meningkatkan motivasi

Orang yang memiliki kecerdasan emosional dapat memotivasi diri sendiri. Mereka optimistis dan tahan banting, serta melihat rintangan sebagai peluang.

Motivasi ini dapat menular pada tim kerja dan membuat karyawan cenderung bekerja dengan kemampuan terbaik mereka.

Baca juga: Humor Ternyata Dapat Meningkatkan Kecerdasan Emosional, Sudah Tahu?

Halaman:
Sumber Forbes
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com