Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/02/2024, 09:09 WIB
Nazla Ufaira Sabri,
Wisnubrata

Tim Redaksi

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Ketika berbicara tentang olahraga, pikiran kita mungkin langsung terbayang dengan gambar-gambar latihan keras di gym atau lari di sepanjang jalan. Namun, adakah yang pernah terpikir untuk menari demi kebugaran dan kesehatan yang lebih baik?

Ya, itulah yang ditawarkan oleh Zumba, olahraga penuh semangat yang ceria sehingga kita mungkin lupa bahwa itu adalah olahraga!

Zumba yang menggabungkan gerakan tarian Latin yang energik dengan latihan kardiovaskular, telah menjadi fenomena kebugaran global dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Benarkah Olahraga Zumba Efektif Menurunkan Berat Badan?

Tidak hanya memberikan hiburan yang menyenangkan, zumba juga memiliki sejumlah manfaat yang luar biasa.

7 manfaat olahraga Zumba

1. Menggerakkan seluruh otot tubuh

Salah satu keunggulan Zumba adalah gerakannya melibatkan seluruh bagian tubuh kita. Dari lengan hingga kaki, dan bahkan inti tubuh, setiap gerakan dirancang untuk melibatkan sebanyak mungkin otot. Ini membantu meningkatkan kekuatan dan tonus otot secara keseluruhan.

2. Membakar kalori

Sebuah penelitian pada tahun 2012 menemukan bahwa kelas Zumba standar selama 39 menit dapat membakar rata-rata 9,5 kalori per menit. Jumlahnya mencapai 369 kalori secara total selama kelas berlangsung.

American Council on Exercise merekomendasikan agar setiap orang membakar 300 kalori per latihan untuk membantu penurunan berat badan dan mempertahankan berat badan yang sehat. 

Hal ini dibuktikan oleh artis Asri Welas, seorang penggemar zumba sejati. Dengan konsistensi dan dedikasi pada zumba, ia berhasil menurunkan berat badan sebanyak 31 kilogram.

"Mengikuti kelas zumba tidak hanya membuat aku bergerak dengan gembira, tetapi juga membantu aku menurunkan berat badan yang sangat banyak," ungkap Asri saat ditemui oleh Kompas.com di Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2024).

Baca juga: Pria Ikut Zumba, Bakar Kalori hingga Membentuk Tubuh

3. Menurunkan tekanan darah

Sebuah studi tahun 2016 yang melibatkan sekelompok wanita yang kelebihan berat badan menemukan bahwa setelah mengikuti program kebugaran Zumba selama 12 minggu, para partisipan mengalami penurunan tekanan darah dan penurunan berat badan yang signifikan.

Penelitian lain pada tahun 2015, menemukan penurunan tekanan darah pada partisipan setelah mengikuti 17 kelas Zumba.

4. Membangun daya tahan tubuh

Karena musik yang dimainkan selama kelas Zumba relatif bertempo cepat, bergerak mengikuti irama dapat membantu membangun daya tahan tubuh setelah beberapa kali latihan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa setelah 12 minggu mengikuti program Zumba, para peserta menunjukkan penurunan detak jantung dan tekanan darah sistolik seiring dengan peningkatan kerja. Hal ini sejalan dengan peningkatan daya tahan tubuh.

5. Meningkatkan kesejahteraan mental

Zumba bukan hanya latihan fisik, tetapi juga adalah terapi mental. Gerakan yang dilakukan bersama-sama dengan musik yang menghentak dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres.

Denada, seorang instruktur zumba yang juga dikenal sebagai penyanyi, menemukan hal ini ketika terkurung di Singapura selama masa pandemi.

"Saat semua jadwal nyanyi dibatalkan dan aku nggak bisa pulang ke Indonesia, zumba menjadi penyelamat aku," ujarnya saat ditemui oleh Kompas.com di Jakarta Selatan, Selasa (21/2/2024).

"Melalui gerakan-gerakan yang dinamis dan ritme yang membangkitkan semangat, zumba membantu aku menjaga kesehatan mental dan tetap positif di tengah-tengah ketidakpastian," imbuh Denada.

Ingin mencibanya? Bersiaplah untuk melompat, bergoyang, dan tersenyum saat melakukan olahraga yang menyenangkan ini.

Baca juga: Zumba Ternyata Bermanfaat untuk Kesehatan Mental, Ini Penjelasannya

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by KOMPAS Lifestyle (@kompas.lifestyle)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com