Salin Artikel

Ketahui, Pengaruh Buruk Makanan yang Digoreng pada Kesehatan Mental

KOMPAS.com - Banyak orang sudah tahu bahwa makanan yang digoreng berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh.

Kebiasaan makan yang tidak sehat ini dapat menyebabkan naiknya kolestrol, risiko penyakit jantung, dan obesitas.

Namun tak banyak yang menyadari bahwa kecenderungan mengkonsumsi makanan gorengan juga berdampak buruk pada kesehatan mental seseorang.

Makanan yang digoreng, terutama yang tidak sehat seperti junk food, harus dihindari khususnya oleh penderita depresi dan kecemasan.

Makanan seperti ayam goreng, kentang goreng, donat bahkan gorengan pinggir jalan memiliki nilai gizi yang kecil dan sulit dicerna oleh tubuh.

Ketika tubuh tidak mampu mencerna dan mengolah makanan, maka akan menyebabkan kelebihan gas, refluks asam, dan keluhan gastrointestinal lainnya. 

Berbagai keluhan ini dapat menghasilkan gejala yang memicu kecemasan maupun depresi yang dialami.

Keluhan kesehatan pencernaan jangka panjang, seperti penyakit gastroesophageal reflux (GERD), terkadang menyebabkan penderita terbangun di malam hari dengan napas terengah-engah.

Refluks asam juga dapat menyebabkan muntah ringan yang mengakibatkan sensasi tersedak sehingga amat berbahaya.

Artinya meskipun terasa gurih dan renyah, makanan yang digoreng membuat kita lebih rentan mengalami depresi.

Sejumlah riset lainnya juga menyebutkan ada kaitan antara makanan yang dikonsumsi dengan kesehatan mental seseorang. Meskipun korelasinya belum jelas namun makanan sehat tinggi nutrisi lebih baik untuk tubuh baik fisik maupun mental.

Sedangkan makanan yang digoreng, makanan manis, dan daging olahan menyebabkan peningkatan risiko depresi, suasana hati yang rendah dan kecemasan pada anak-anak dan remaja.

Studi serupa juga dilakukan pada orang dewasa yang lebih tua dan menghasilkan temuan yang sama.

Pola makan yang rendah serat ini juga telah terbukti mempengaruhi bagian otak yang penting untuk pembelajaran dan memori.

Beberapa nutrisi bertindak sebagai busi yang memengaruhi cara kerja otak kita, sehingga menjadi lebih penting untuk mengonsumsi makanan sehat yang seimbang dan bervariasi.

Jadi, jika kamu penggemar berat gorengan, ada baiknya mulai menguranginya demi kesehatan fisik dan mental. 

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/10/26/201539020/ketahui-pengaruh-buruk-makanan-yang-digoreng-pada-kesehatan-mental

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.