Salin Artikel

11 Minuman untuk Mengecilkan Perut yang Bisa Dicoba

KOMPAS.com - Beberapa jenis minuman dikenal sebagai minuman untuk mengecilkan perut, seperti teh hijau, yogurt, dan bahkan air putih.

Namun, apakah mengonsumsi minuman tertentu dapat membantu mengecilkan perut?

Lemak perut adalah salah satu area yang paling sulit dihilangkan. Untuk mengecilkan perut, kita tidak bisa hanya mengonsumsi minuman atau makanan tertentu saja, atau bahkan hanya melakukan satu jenis olahraga saja.

Tidak mungkin hanya untuk menargetkan lemak perut atau lemak di area tubuh tertentu lainnya.

Untuk mengecilkan perut, kita perlu melakukan upaya penurunan berat badan secara umum, yakni mengombinasikan pola makan sehat, olahraga rutin, mengelola stres, hingga tidur cukup.

Namun, beberapa jenis minuman, seperti teh, kopi, dan minuman tinggi protein terbukti dapat membantu meningkatkan metabolisme, meningkatkan rasa kenyang, dan menurunkan rasa lapar. Semuanya berkontribusi terhadap penurunan berat badan dan mengecilkan perut.

Minuman untuk mengecilkan perut

Berikut beberapa jenis minuman untuk mengecilkan perut yang bisa dicoba:

Salah satu minuman untuk mengecilkan perut yang populer di masyarakat adalah teh hijau.

Mengutip pemberitaan Kompas.com (04/10/21), sebuah riset menyebutkan bahwa teh hijau bisa meningkatkan pembakaran lemak dan meningkatkan laju metabolisme.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 10 pria sehat, konsumsi ekstrak teh hijau ditemukan dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar sebesar 4 persen.

Sementara pada studi lainnya yang melibatkan 12 pria sehat, ekstrak teh hijau ditemukan dapat meningkatkan oksidasi lemak sebesar 17 persen, dibandingkan dengan mereka yang menggunakan plasebo.

Kafein dalam teh hijau juga dapat meningkatkan kinerja fisik dengan memobilisasi asam lemak dari jaringan lemak dan membuatnya tersedia untuk digunakan sebagai energi, serta membantu menekan napsu makan dan mempercepat pembakaran kalori melalui proses thermogenesis.

Namun, menurut sebuah artikel yang diterbitkan Mei 2014 di Canadian Pharmacists Journal, sebagian besar penelitian tentang teh hijau dilakukan pada ekstrak teh hijau yang lebih terkonsentrasi, bukan kantong teh hijau yang banyak kita nikmati di rumah.

Selain itu, beberapa penelitian tentang teh hijau tidak menunjukkan adanya peningkatan metabolisme. Jadi, efeknya mungkin juga tergantung pada individu dan bagaimana penelitian dilakukan.

Jadi, meskipun memiliki kualitas pembakar lemak, minum teh hijau saja tidak akan membantu menurunkan berat badan jika tidak dibarengi dengan pola makan sehat dan seimbang.

Kopi banyak digunakan sebagai minuman untuk meningkatkan energi dan suasana hati.

Ini dikarenakan kafein yang terkandung di dalamnya. Kafein adalah substansi yang bertindak sebagai stimulan pada tubuh dan mungkin bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Secara khusus, kopi juga dapat dicoba sebagai minuman untuk mengecilkan perut.

Menurut Healthline, kopi dapat mengurangi asupan energi dan meningkatkan metabolisme tubuh, yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Pada sejumlah studi, ditemukan bahwa asupan kafein terbukti dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak.

Para peminum kopi juga disebut lebih mudah mempertahankan berat badan mereka.

Studi terhadap 2.600 peserta menemukan bahwa orang-orang yang sukses mempertahnkan berat badannya ternyata mengonsumsi minuman berkafein lebih banyak daripada kelompok kontrol.

Namun, untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, usahakan minum kopi hitam tanpa gula tambahan.

Seperti teh hijau, teh hitam juga mengandung komponen yang dapat menstimulasi penurunan berat badan dan bisa menjadi pilihan minuman untuk mengecilkan perut.

Teh hitam adalah jenis teh yang lebih banyak mengalami oksidasi dibandingkan jenis teh lainnya, sehingga menghasilkan rasa yang lebih kuat dan warna yang lebih gelap.

Teh hitam mengandung polifenol yang tinggi, termasuk kelompok senyawa polifenol yang disebut flavonoid.

Polifenol adalah antioksidan kuat yang dapat membantu menurunkan berat badan.

Penelitian menunjukkan bahwa polifenol dalam teh hitam dapat membantu meningkatkan penurunan berat badan dengan mengurangi asupan kalori, merangsang pemecahan lemak dan meningkatkan pertumbuhan bakteri usus yang ramah.

Sebuah penelitian pada 111 orang menunjukkan bahwa peserta yang minum tiga cangkir teh hitam setiap hari selama tiga bulan kehilangan lebih banyak berat badan dan memiliki pengurangan lingkar pinggang yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Studi lain yang dilakukan pada 2.734 wanita menemukan bahwa mereka yang memiliki asupan makanan dan minuman kaya flavonoid, seperti teh hitam, memiliki lemak tubuh dan lemak perut yang jauh lebih rendah daripada wanita yang mengonsumsi lebih sedikit flavonoid.

Meningkatkan asupan air putih adalah salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Jika sedang mencari minuman untuk mengecilkan perut, memperbanyak asupan air putih bisa dicoba.

Minum air putih juga bermanfaat untuk mendapatkan perut yang ramping dengan membantu kita merasa kenyang di antara waktu makan dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh.

Penelitian menunjukkan bahwa minum air sebelum makan dapat membantu mengurangi asupan kalori dan menurunkan berat badan.

Minum lebih banyak air juga dapat bermanfaat bagi lingkar pinggang dengan membuat kita tetap merasa kenyang di antara waktu makan dan meningkatkan jumlah kalori yang dibakar.

Sementara itu, menurut Livestrong, minum air putih dingin dapat membantu meningkatkan pengeluaran energi saat istirahat, yaitu jumlah kalori yang dibakar tubuh saat beristirahat.

Ketika minum air dingin, tubuh perlu menghangatkan diri dan proses ini akan membakar lebih banyak energi dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Pembawa acara Dr Oz Show, Dr Mahmet Oz mengatakan bahwa kita bisa meningkatkan metabolisme hingga 70 persen kalori per hari dengan minum delapan cangkir air es sehari.

Cuka sari apel mungkin juga bisa membantu sebagai salah satu minuman untuk mengecilkan perut.

Cuka sari apel mengandung asam asetat, senyawa yang dapat merangsang penurunan berat badan dengan menurunkan kadar insulin, meningkatkan metabolisme, menekan nafsu makan dan membakar lemak.

Penelitian terhadap hewan menunjukkan bahwa asam asetat dapat mencegah penambahan berat badan dan mengurangi akumulasi lemak di perut dan hati.

Meskipun penelitiannya masih terbatas, ada beberapa bukti bahwa minuman cuka sari apel efektif dalam mendorong penurunan berat badan pada manusia.

Sebuah penelitian pada 144 orang dewasa yang obesitas menunjukkan bahwa minuman yang mengandung dua sendok makan (30 mililiter) cuka sari apel per hari menghasilkan pengurangan signifikan pada berat badan, lingkar pinggang, dan lemak perut dibandingkan dengan kelompok plasebo.

Cuka sari apel juga dapat membantu memperlambat pengosongan perut, yang membantu kita kenyang lebih lama dan mengurangi makan berlebihan.

Namun, penting untui diketahui bahwa minuman tinggi asam seperti cuka sari apel dapat mengikis gigi. Jadi dicatat bahwa minum minuman asam seperti cuka sari apel dapat mengikis gigi. Oleh karena itu, karena itu harus dikonsumsi dengan berhati-hati dan diikuti dengan berkumur air.

Selain populer sebagai bumbu masakan dan obat herbal, jahe juga bisa dicoba sebagai minuman untuk mengecilkan perut.

Sebuah penelitian pada manusia dan hewan, misalnya, menunjukkan jahe memiliki efek menguntungkan pada penurunan berat badan.

Sebuah penelitian menemukan bahwa tikus yang diberi diet tinggi lemak yang dilengkapi dengan bubuk jahe 5 persen selama empat minggu mengalami penurunan berat badan yang signifikan dan peningkatan signifikan dalam kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik, dibandingkan dengan tikus yang diberi diet tinggi lemak tanpa jahe.

Meskipun penelitian ini menggunakan bubuk jahe pekat, sebuah penelitian pada manusia menemukan bahwa teh jahe juga membantu mengurangi nafsu makan dan meningkatkan pengeluaran kalori.

Plus, penelitian lain menunjukkan bahwa teh jahe meningkatkan efek termal makanan atau jumlah kalori yang dibutuhkan untuk mencerna dan menyerap makanan sebesar 43 kalori.

Meskipun itu bukan jumlah kalori yang besar, ini menunjukkan bahwa jika dikombinasikan dengan sifat mengenyangkannya, teh jahe bisa cukup membanti meningkatkan penurunan berat badan.

Minuman tinggi protein dapat menekan rasa lapar dan meningkatkan rasa kenyang. Keduanya sangat penting bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan atau mencari minuman untuk mengecilkan perut.

Ada banyak serbuk protein yang tersedia di pasaran

Protein dapat meningkatkan kadar hormon pengurang rasa lapar seperti GLP-1 sambil menurunkan ghrelin, hormon yang mendorong nafsu makan.

Sebuah penelitian pada 90 orang dewasa yang kelebihan berat badan menemukan bahwa peserta yang mengonsumsi 56 gram protein whey setiap hari selama 23 minggu dapat kehilangan sekitar 2,3 kilogram lemak lebih banyak daripada kelompok kontrol yang tidak mengonsumsi protein whey tetapi mengonsumsi jumlah kalori yang sama.

Jus buah dan sayuran yang tidak diberi banyak pemanis tambahan juga bisa dicoba sebagai minuman untuk mengecilkan perut.

Dalam sebuah penelitian, orang dewasa yang minum sekitar 450 mililoter jus sayuran rendah sodium saat mengikuti diet rendah kalori dapat kehilangan berat badan secara signifikan lebih banyak daripada mereka yang tidak.

Selain itu, kelompok yang mijum jus sayuran secara signifikan akan meningkatkan konsumsi sayuran mereka dan secara mengurangi asupan karbohidrat. Ini adalah dua faktor yang penting jika ingin menurunkan berat badan, khususnya mengecilkan perut.

Mengkonsumsi buah dan sayuran utuh adalah pilihan terbaik karena jumlah serat yang hilang dalam proses pembuatan jus cukup tinggi. Namun, mengonsumsi jus buahndan sayuran rendah kalori dapat meningkatkan asupan sayuran harian dan membantu menurunkan berat badan.

Menurut Amy Goodson, MS, RD, CSSD, LD, kepada Eat This Not That, yogurt mengandung probiotik, yaitu bakteri baik yang melawan bakteri jahat, serta kultur aktif yang dapat membantu pencernaan sangat bagus untuk mengurangi kembung dan masalah gastrointestinal lainnya.

Menjaga perut tetap sehat membuat yogurt bisa menjadi pilihan minuman untuk mengecilkan perut.

Pastikan memilih yogurt polos yang tidak diberi banyak gula tambahan.

Kombucha adalah minuman teh fermentasi yang mengandung probiotik serta beberapa spesies bakteri asam laktat yang mungkin memiliki fungsi probiotik dan memperkuat usus yang sehat.

Minuman sehat ini tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memiliki beragam manfaat kesehatan, termasuk menjadi pilihan minuman untuk mengecilkan perut.

Apa pun merek pilihan kombuchanya tetap bisa dicoba untuk membantu memberikan perut rata.

Kefir juga bisa menjadi pilihan minuman untuk mengecilkan perut.

Menurut Goodson, bakteri asam laktat dalam makanan fermentasi seperti kefir dapat membantu memecah laktosa (gula susu) menjadi asam laktat.

Ini pada akhirnya dapat membantu mengurangi stres pencernaan pada sebagian orang.

Dikemas dengan probiotik, minuman olahan susu ini dapat membantu melancarkan pencernaan dan membantu membuat perut rata.

Namun tentunya, konsumsi kefir dan minuman untuk mengecilkan perut lainnya juga perlu dibarengi dengan praktik gaya hidup sehat secara keseluruhan.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/12/03/105939520/11-minuman-untuk-mengecilkan-perut-yang-bisa-dicoba

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.