10 Makanan Terburuk untuk Kesehatan Jantung

Kompas.com - 14/02/2017, 12:48 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Ingin menjaga jantung dan sistem peredaran darah tetap sehat saat ini dan di masa mendatang? Hindari makanan dan minuman ini dalam hidup sehari-hari. Jika ingin sekali mencicipinya, boleh saja sekali-sekali mengonsumsi. Tetaplah ingat porsi dan jangan sering-sering. 

1. Burger cepat saji
Ilmu seputar apakah lemak jenuh benar-benar berhubungan dengan penyakit jantung masih belum sepenuhnya jelas. "Ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang, daging sapi pakan rumput kualitas tinggi malah bermanfaat untuk kesehatan jantung," kata Regina Druz, associate professor kardiologi dari Hofstra University dan kepala kardiologi di St John Episcopal Hospital New York City.

Secara umum, Druz mengatakan, "Lemak jenuh dari hewan, khususnya ketika dikombinasikan dengan karbohidrat tampaknya punya dampak merusak kesehatan jantung."

Menghindari restoran cepat saji terutama yang menggunakan bahan berkualitas rendah dan metode pemasakan tak sehat merupakan cara yang bijaksana untuk menjaga kesehatan jantung.

2. Daging awetan
Daging seperti bacon dan sosis merupakan sumber lemak jenuh tinggi. Bahkan jenis yang rendah lemak justru lebih kaya akan garam. Enam potong tipis daging jenis ini sudah memasok separuh kadar garam yang disarankan oleh American Heart Association.

"Mayoritas masyarakat harus menjalani diet rendah garam karena sodium cenderung membuat tekanan darah tinggi," kata Dr Laxmi Mehta, direktur program kesehatan jantung wanita di Ohio State University Wexner Medical Center.

3. Gorengan
Beberapa studi berhasil menghubungkan makanan gorengan seperti french fries, ayam goreng dan gorengan lain pada peningkatan risiko penyakit jantung.  Metode penggorengan konvensional menciptakan jenis lemak trans, lemak yang terbukti meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik.

4. Gula
Saat ini para ahli mengatakan terlalu sering mengasup makanan kaya gula merupakan ancaman kesehatan karena menyebabkan obesitas, inflamasi, kolesterol tinggi dan diabetes. Semua itu merupakan faktor risiko penyakit jantung.

"Debat di ilmu kardiologi sudah bergeser dari lemak jenuh dan kolesterol ke gula. Jika ada satu bahan yang perlu dihindari untuk menghindari risiko penyakit jantung, bahan itu berupa gula dalam bentuk aneka jenis makanan," ujar Druz.

5. Sereal bergula
Makanan yang tampaknya sehat seperti sereal sarapan bisa jadi tak sehat karena banyak gula. "Makan karbohidrat halus dan gula di pagi hari menghasilkan inflamasi dan membuat gula darah naik dan turun sehingga sepanjang hari kita ingin tambahan gula selama seharian," kata Druz. Ia menyarankan sarapan telur dan buah disertai roti bakar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber time.com
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X