Kompas.com - 17/05/2017, 11:00 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Walau banyak orang terkadang merasa lebih enak hidup melajang, sebenarnya menikah dan memiliki pasangan hidup banyak manfaatnya. Terutama bagi kesehatan.

Menurut sebuah penelitian terbaru, pasien kanker yang menikah cenderung lebih bertahan menghadapi penyakitnya dibandingkan dengan yang lajang. Itu baru salah satu kelebihan orang yang menikah.

Masih ada beberapa keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari menikah, terutama yang bahagia. Memiliki pasangan hidup juga dapat saling menularkan kebiasaan baik seperti rajin berolahraga, menjaga makanan, dan tentu saja stres berkurang karena ada teman bertukar pikiran.

1. Risiko serangan jantung lebih kecil
Menurut penelitian di Finlandia, pernikahan akan mengurangi risiko serangan jantung pada pria dan wanita. Hal ini diduga karena orang yang menikah pada umumnya secara finansial lebih stabil, punya gaya hidup sehat, dan ikatan sosial yang kuat.

2. Perilaku aman
Orang yang sudah menikah juga cenderung tidak lagi melakukan perilaku yang beresiko, seperti ugal-ugalan membawa kendaraan atau memakai narkoba.

Penelitian menunjukkan, keinginan seseorang untuk melakukan kebiasaan buruk juga akan berkurang setelah mereka punya pasangan hidup. Mungkin karena mereka sadar saat ini sudah ada seseorang yang bergantung padanya. Perilaku pun jadi lebih bertanggung jawab.

3. Risiko stroke lebih rendah
Pria yang sudah menikah risikonya terkena stroke akan turun sampai 60 persen dibanding yang masih lajang. Namun, manfaat penurunan risiko stroke itu akan lebih signifikan pada orang yang pernikahannya bahagia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Stres lebih rendah
Terikat dalam perkawinan juga bisa membuat stres berkurang. Hal ini ternyata ada hubungannya dengan pengaruh hormonal yang akan berubah pada orang yang menikah.

Harus diakui bahwa pernikahan juga bisa mendatangkan stres, tetapi lebih bisa dikendalikan dibanding dengan saat masih lajang.

5. Pemulihan lebih cepat
Pasangan yang suportif adalah kunci cepatnya pemulihan dari tindakan operasi. Pasien yang kehidupan pernikahannya bahagia juga akan lebih bertahan menghadapi tindakan medis besar seperti operasi bypass. Mereka juga cenderung lebih panjang umur.

6. Tidur lebih nyenyak
Jika pernikahan Anda membawa kebahagiaan, Anda pun akan tidur lebih nyenyak dibanding orang yang masih menjomblo.

7. Panjang umur
Studi jangka panjang menunjukkan, pasangan yang menikah berumur lebih panjang dibanding orang yang melajang. Penelitian itu dilakukan pada 5.000 orang yang lahir di tahun 1940.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.