Kompas.com - 08/01/2018, 17:14 WIB
. THINKSTOCK.
EditorGlori K. Wadrianto

KOMPAS.com - Orangtua yang bercerai diyakini mendatangkan luka psikis bagi anak-anak dalam rumah tangga tersebut.

Tentu, sulit bagi anak untuk memahami keputusan berpisah yang diambul orangtua mereka.

Lalu, bukan tidak mungkin anak-anak akan menganggap diri mereka yang bersalah dalam keadaan itu.

Anak memang kerap menjadi korban dari hubungan suami istri yang tidak harmonis. Tidak ada yang bisa mengingkari hal ini, tidak juga ada yang bisa menghindarinya.

Baca juga: Melihat Sisi Historis Fenomena Cerai di Dunia...

Dampak kepada anak sudah menjadi konsekuensi sebuah keputusan cerai yang diambil orangtua.

Kendati demikian, orangtua masih bisa meminimalkan dampak buruk di hati buat hati mereka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Simaklah sembilan langkah berikut. 

1. Yakinkan anak bahwa dia selalu dicintai

Ketika salah satu orangtua tidak dapat memenuhi jadwal kunjungannya ke anak, anak sering menyalahkan diri sendiri.

Mereka akan berpikir, andai saja mereka jadi anak yang lebih baik tentu perceraian orangtuanya tak terjadi.

Halaman:


Sumber Meetdoctor
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.