Kapan Tinggi Badan Anak Laki-laki Akan Berhenti Tumbuh?

Kompas.com - 26/03/2018, 11:43 WIB

Sementara, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki sangat pesat terjadi ketika mereka berusia pada usia 14-15 tahun.

Baca juga : Studi: Pertumbuhan Anak yang Bebas Bermain Lebih Baik

Berapa tinggi badan yang dapat dicapai oleh anak laki-laki saat remaja?

Ilustrasi anak-anakChad Baker/Ryan McVay Ilustrasi anak-anak
Anak laki-laki cenderung akan tumbuh sekitar 9.5 cm per tahun selama dalam masa pubertas. Jadi, tinggi badan anak laki-laki bisa bertambah sekitar 31 cm selama masa pubertas terjadi.

Jumlah pertambahan tinggi badan yang terjadi pada anak perempuan biasanya masih lebih rendah daripada angkat tersebut.

Jadi, ketika memasuki usia remaja, anak laki-laki akan tetap lebih tinggi ketimbang perempuan. Meski memang anak perempuan yang lebih dulu mengalami masa pubertas.

Mungkin kita melihat beberapa anak laki-laki terlihat lebih pendek dibandingkan dengan teman-teman perempuan yang seusianya.

Hal ini disebabkan karena anak perempuan sudah menjalani tahap pubertas duluan, sehingga mereka sudah mengalami masa puncak pertumbuhan. Namun jangan khawatir, anak laki-laki kita akan segera menyusul setelah ia memasuki pubertas.

Baca juga : Siapa yang Akan Tumbuh Lebih Tinggi, Kakak Atau Adik?

Apa yang bisa menghambat pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki?

Ada beberapa kondisi tertentu yang bisa menghambat pertumbuhan anak, termasuk kondisi kesehatan yang dipengaruhi oleh kelenjar tiroid dan kurangnya hormon pertumbuhan.

Selain itu, pertumbuhan tinggi badan anak laki-laki tidak akan maksimal jika kita tak memenuhi kebutuhan gizinya dengan baik. Waktu tidur dan aktivitas fisik juga telah terbukti dapat memengaruhi kecepatan pertumbuhan.

Anak yang mengalami kekurangan gizi tidak akan bisa tumbuh tinggi dan sekuat anak yang terpenuhi zat gizinya secara seimbang. Sementara anak yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas akan cenderung memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih rendah.

Maka itu, sangat penting untuk mengatur asupan makanan dan aktivitas fisik anak sedari kecil, supaya proses pertumbuhannya tetap optimal.

Baca juga : Benarkah Lompat Tali Bisa Bikin Badan Tambah Tinggi?

Lalu apakah hanya tinggi badan saja yang berhenti tumbuh?

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Sumber
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X