Kompas.com - 23/04/2018, 09:46 WIB
. VIA THINKSTOCK.

KOMPAS.com - Berapa kaleng soda diet yang kamu minum sepanjang akhir pekan kemarin?

Ya, tak bisa dipungkiri, iming-iming kata "diet" atau pun "kalori nol" pada produk minuman berkarbonasi membuat kita tergoda untuk menikmatinya.

Padahal, seperti dilansir laman the Daily Meal, ada belasan risiko menakutkan terhadap kesehatan dari kebiasaan menenggak minuman semacam itu. 

Baca juga: Memilih Soda Diet Tak Membantu Kurangi Kalori

Sebab, pada kenyataannya, belasan risiko kesehatan dari soda diet dapat dengan cepat menjangkiti tubuh kita, bukan di masa mendatang, tapi relatif seketika. 

Di bawah ini diuraikan 18 dampak buruk dari kebiasaan mengonsumsi soda diet, yang mungkin akan membuat kamu menghentikan kebiasaan itu. 

1. Sakit kepala 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Banyak produk soda diet yang menggunakan pemanis buatan yang menggunakan aspartam, pemanis kontroversial yang rasanya 200 kali lebih manis daripada gula rafinasi biasa.

Sejumlah penelitian telah membuktikan, adanya kaitan antara sakit kepala dan pemanis semacam ini. Sehingga muncul kesimpulan, pemanis buatan memicu rasa sakit yang tanpa alasan. 

2. Jerawat 

Mungkin produk soda diet memang tidak berlemak, namun minuman ini tetap bisa menjadi bencana bagi kulit kita. 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.