Merasa Awet Muda, Bikin Otak Lebih Sehat - Kompas.com

Merasa Awet Muda, Bikin Otak Lebih Sehat

Kompas.com - 06/07/2018, 13:00 WIB
Ilustrasi olahraga pagiimtmphoto Ilustrasi olahraga pagi

KOMPAS.com - Menurut riset, merasa lebih mudah dari usia sebenarnya merupakan pertanda kesehatan otak.

Tak main-main, kesimpulan ini didapat dalam riset yang dilakukan dengan pemindaian otak.

Periset menemukan, orang yang menganggap diri mereka lebih muda memiliki banyak materi abu-abu pada daerah kritis otak. Inilah yang menandakan kesehatan otak.

Materi abu-abu memiliki banyak fungsi di otak, termasuk membersihkan otak dari kelebihan bahan kimia dan mengangkut glukosa.

Riset ini juga menemukan mereka yang merasa lebih muda, memiliki kinerja lebih baik pada tes memori.

Bahkan, mereka juga tak mudah mengalami depresi.

Riset menggunakan 68 orang berusia 59-84 tahun sebagai subjek penelitian.

Baca juga: Aktif Berhubungan Seks Sampai Tua Bisa Tangkal Pikun

Untuk mendapatkan hasil yang akurat, peneliti menganalisis apa yang dirasakan oleh orang-orang mengenai usia mereka yang sebenarnya.

Peneliti juga membandingkan respon mereka terhadap pemindaian otak.

Menurut Profesor Jeanyung Chey, selaku pemimpin riset, mereka yang merasa lebih muda memiliki karakteristik struktural dari otak yang lebih mudah.

"Temuan ini juga mempertimbangkan faktor lain seperti kepribadian, kesehatan subjektif, gejala depresi atau fungsi kognitif," papar Jeanyung Chey.

Dalam artikel di laman the Independent disebut,riset ini telah diterbitkan dalam the journal Frontiers in Ageing Neuroscience.

Periset berhasil membuktikan, seseorang yang secara subjektif merasa lebih tua dari usia mereka, bisa disebabkan karena perubahan biologis atau pilihan gaya hidup.

"Jika seseorang merasa lebih tua dari usia mereka, itu bisa menjadi tanda bagi agar mengevaluasi gaya hidup, kebiasaan, dan kegiatan yang dapat berkontribusi pada penuaan otak," papar sang pemimpin riset.

Jika kondisi itu terjadi, dia menyarankan agar kita segera mengambil tindakan perawatan yang lebih baik demi kesehatan otak.

Baca juga: Robot Seks Juga Berisiko Tularkan Infeksi Menular Seksual

Riset juga menemukan, mereka yang merasa lebih tua dari usia sebenarnya bisa menjadi indikator masalah yang lebih serius seperti tahap awal demensia.

Kesadaran diri dari usia subjektif merupakan hal penting karena dapat memberikan informasi yang tidak dapat dideteksi tentang kesehatan otak seseorang.

Bagi mereka yang merasa lebih muda dari usia mereka, serta menjalani gaya hidup yang aktif secara fisik dan mental, biasanya memiliki otak yang lebih sehat.


Terkini Lainnya


Close Ads X