Kompas.com - 10/07/2018, 09:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Museum seringkali memiliki aturan ketat soal foto, di mana biasanya kamera profesional tidak boleh dibawa masuk karena alasan tertentu.

Akhirnya, pengunjung yang tetap ingin mengabadikan karya di museum hanya bisa mengabadikan gambar dengan memakai ponsel.

Namun, kualitas ponsel tak melulu bagus, karena spesifikasinya tentu tidak sebaik kamera profesional seperti mirrorless atau pun DSLR.

Baca juga: Selain Nikmati Karya Yayoi Kusama, Ada yang Menarik di Museum MACAN

Lalu, bagaimana agar kualitas foto di museum tetap kece, sekali pun hanya bermodal ponsel?

Berikut tips dari Aries Lukman, pendiri iPhonesia, komunitas fotografi ponsel di Indonesia. 

 1. Observasi

Aries mengungkapkan, saat ke museum, alangkah baiknya kita mengobservasi sembari menikmati karya-karya yang dipamerkan.

Fungsi ini dilakukan agar ketika mengambil foto sudah dapat mengetahui lokasi, hingga karya mana yang presisi, dan menarik untuk dibidik.

Dalam observasi, ada beberapa yang perlu diperhatikan

Pencahayaan

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.