Meditasi Membantu Anak yang Terjebak di Goa Bermental Baja - Kompas.com

Meditasi Membantu Anak yang Terjebak di Goa Bermental Baja

Kompas.com - 11/07/2018, 12:01 WIB
Kartun yang diunggah Angkatan Laut Thailand dalam akun Facebook-nya. Kartun ini menggambarkan misi penyelamatan 12 remaja dan pelatih mereka yang terperangkap di goa. (Thai Navy SEAL/SISIDEA/Aor Panasoot) Kartun yang diunggah Angkatan Laut Thailand dalam akun Facebook-nya. Kartun ini menggambarkan misi penyelamatan 12 remaja dan pelatih mereka yang terperangkap di goa. (Thai Navy SEAL/SISIDEA/Aor Panasoot)

KOMPAS.com - Rakyat Thailand dan dunia bergembira dengan keberhasilan tim penyelamat membawa seluruh anak dan pelatihnya yang terjebak di dalam goa Tham Luang, Chiang Rai, Thailand, selama dua minggu.

Kemampuan ke-12 anak itu hidup di dalam goa yang gelap, lembab, dan tanpa bahan makanan, membuat dunia takjub.

Mental mereka pun terbilang sangat kuat karena setelah 12 minggu terisolasi, mereka masih sanggup mengikuti upaya evakuasi dengan menyelam di air keruh melewati lorong-lorong goa yang sempit.

Kemungkinan besar pelatih mereka, Ekapol Chanthawong, yang pernah menjadi seorang biksu selama 10 tahun, mengajari meditasi.

“Dia bisa bermeditasi hingga satu jam. Itu pasti membantunya dan mungkin membantu anak-anak itu tetap tenang," ucap bibi sang pelatih dalam sebuah wawancara.

Meditasi selama ini dipercaya mampu menenangkan pikiran. Ini sangat berguna untuk mengatur emosi yang mudah berubah.

Mempraktikan meditasi secara teratur menjadikan kita seorang pengamat keadaan yang turut mempengaruhi kehidupan kita sendiri.

Mampu mengatur emosi membuat kita bisa lebih memahami intuisi. Semakin tenang pikiran, semakin tinggi intuisi kita.

Baca juga: Dunia Rayakan Keberhasilan Misi Penyelamatan Remaja dari Goa Thailand

Ketika anak-anak yang terjebak di dalam goa tersebut secara teratur bermeditasi, keyakinan mereka untuk mampu selamat dari tragedi tersebut sangat tinggi.

Menenangkan pikiran memang mampu menyingkirkan gangguan yang menghalangi intuisi kita.

Jadi, bagaimana mendapatkan manfaat penuh dari meditasi untuk kehidupan sehari-hari?

1. Lakukan dengan rutin

Jangan tinggalkan kesempatan sekecil apapun untuk bermeditasi. Temukan waktu setiap hari untuk melakukannya.

Semakin awal kita mengawali hari dengan meditasi, kita akan melakukannya dengan lebih baik. Kita pun akan merasa lebih tenang sepanjang hari.

2. Tentukan batas waktu

Menetapkan batas waktu untuk bermeditasi juga menjadi bagian penting agar kita dapat memperoleh manfaat penuh.

Saat awal mempraktikannya, kita pasti merasa kehilangan diri dalam meditasi, maka disinilah menetapkan batasan waktu berfungsi.

Cobalah untuk mengatur waktu dalam 20 menit untuk melakukan meditasi setiap harinya. Seiring waktu, durasi meditasi yang kita lakukan pasti akan bertambah.

3. Bergabung dengan kelas meditasi

Jika kesulitan untuk melakukan meditasi seorang diri, cobalah mengikuti kelas meditasi.

Struktur dan dukungan di dalamnya memungkinkan kita untuk memulai proses meditasi dengan sukses.

 

 

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X