Kompas.com - 26/03/2019, 14:00 WIB
Ilustrasi langsing shironosovIlustrasi langsing

KOMPAS.com - Kombinasi olahraga dan diet ketat memang dipercaya dapat menurunkan berat badan.

Sayangnya, mempraktikan keduanya terkadang tak selalu memberi hasil seperti yang kita inginkan.

Ada banyak pola diet yang justru membuat kita pusing. Selain itu, keterbatasan waktu membuat banyak orang tak bisa rutin berolahraga.

Nah, bagi kalian yang ingin mencoba menurunkan berat badan tanpa memikirkan pola diet terbaik atau melakukan olahraga, mungkin bisa melihat trik diet ala Jepang ini.

Baca juga: Setelah Makan 18 Hotdog, Pria Ini Turunkan Berat Badan hingga 90 Kilo

Trik penurunan berat badan ini sebenarnya tak ada hubungannya dengan pengaturan pola makan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Segala yang kita perlukan hanya memposisikan tubuh, menarik napas selama tiga detik, dan membuangnya selama tujuh detik.

Kabar baiknya, kita hanya perlu melakukannya selama dua menit dalam sehari. Tentu ini mudah dan tidak merepotkan, bukan?

Kunci utama teknik penurunan berat badan ini terletak pada pernapasan.

Baca juga: 4 Trik Hemat Menjalankan Diet Mediterania

Saat menarik napas, oksigen yang kita hirup melekat pada sel-sel lemak dan memecahnya menjadi karbon dan air, yang kemudian dibuang menjadi karbon dioksida.

Semakin banyak oksigen yang kita hirup, semakin banyak lemak yang kita bakar saat menghembuskan napas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.