Kompas.com - 01/04/2019, 11:00 WIB

KOMPAS.com - Setiap orang pasti memiliki preferensi posisi tidurnya masing-masing.

Tapi, tahukah kamu bahwa posisi tidur telentang adalah yang dianjurkan untuk dihindari?

Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan Bedah Kepala Leher, Arina Ikasari Muhtadi menjelaskan alasannya.

Tidur telentang ternyata membuat kita rawan mengalami sumbatan jalan nafas.

Baca juga: Jangan Tidur Tanpa Bantal, Apa Alasannya?

Gangguan tidur tersebut dapat menyebabkan obstructive sleep apnea (OSA), atau terhentinya aliran udara pernafasan selama 10-45 detik.

Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan Bedah Kepala Leher, Arina Ikasari Muhtadi ketika menghadiri peresmian Sleep & Co Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Kamis (29/3/2019).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Spesialis Telinga Hidung Tenggorok dan Bedah Kepala Leher, Arina Ikasari Muhtadi ketika menghadiri peresmian Sleep & Co Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat, Kamis (29/3/2019).

Ia menambahkan, dalam medis disarankan tidur menyamping.

Tidur menyamping ke kanan lebih dianjurkan ketimbang menyamping ke kiri karena cenderung tidak ada organ yang tertekan.

Sementara jika tidur menyamping ke kiri, kita berpotensi menekan jantung dan lambung.

Baca juga: Yang Boleh dan Tidak Boleh Dimakan Ketika Sakit Lambung

"Kalau jantung yang tertekan, ada sumbatan dalam aliran darah. Kalau di lambung nanti terjadi refluks, aliran gas yang naik ke atas," ucap dia.

Namun, bagaimana jika kita kerap berganti-ganti posisi ketika tidur?

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.