Mengapa Minum Kopi Bikin Perut Terasa Mulas?

Kompas.com - 21/05/2019, 11:02 WIB
Ilustrasi kopi5second Ilustrasi kopi

KOMPAS.com — Selain menyegarkan, minum kopi di pagi hari juga merangsang keinginan untuk buang air besar

Banyak orang mengira kafein dalam kopi dapat mendatangkan rasa mulas. Namun, tidak ada riset yang berhasil membuktikannya.

Riset yang dilakukan peneliti dari University of Texas Medical Branch dengan meneliti tikus membuktikan, tikus yang minum kopi, baik kopi berkafein maupun tanpa kafein, memiliki lebih sedikit bakteri dalam kotoran mereka daripada tikus yang tak mengonsumsi kopi.

Hal ini menunjukkan beberapa senyawa dalam kopi dapat membunuh bakteri pencernaan yang berdampak pada pergerakan usus.

Kopi memiliki efek merangsang motilitas usus dan itu sama sekali tidak berhubungan dengan kafein. Kami dapat melihat ini, bahkan dengan kopi tanpa kafein,” ucap Xuan-Zheng Shi selaku pemimpin riset.

Penelitian ini memang tidak diterapkan pada manusia dan masih memerlukan studi lebih lanjut untuk mengetahui efeknya pada manusia.

Penelitian lain menunjukkan kafein bukan satu-satunya yang merangsang keinginan buang air besar.

"Para ahli telah mengklaim kopi dapat menyebabkan kontraksi usus yang mengaktifkan desakan untuk buang air besar," kata Satish Rao, pakar kesehatan pencernaan.

Dua dekade lalu, Dr Rao memimpin penelitian yang memakai probe anal dengan sensor untuk mengukur aktivitas tekanan di berbagai bagian usus besar dan dubur peserta riset.

Selama 10 jam, periset minum kopi berkafein, kopi tanpa kafein, dan air panas dalam jumlah yang sama serta makan burger yang mengandung 1.000 kalori.

Hasil riset menemukan, makanan memicu aktivitas terbesar dalam pencernaan peserta.

Namun, kopi berkafein memicu kontraksi yang hampir sama besarnya, yaitu 60 persen lebih kuat dari air panas dan 23 persen lebih kuat dari kopi tanpa kafein.

Halaman:



Close Ads X