Kompas.com - 24/05/2019, 07:00 WIB
Ilustrasi bayi kembar enam. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi kembar enam.

Aspek lainnya yang perlu diperhatikan adalah terkait suhu dan pencahayaan yang bisa saja tidak ramah anak.

Juga, jangan biarkan anak terpisah dari pengawasan orangtua. "Lokasi pemotretan kadang memaksa orangtua untuk terpisah dari anaknya untuk alasan performa. Orangtua jangan membiarkan hal ini terjadi, apapun janji mereka untuk ketenaran anak," kata Wittenberg.


5. Ketahui risikonya

Walau "pekerjaan" si kecil hanya bergaya di depan kamera, namun menjadi model di usia sekecil itu bisa berpengaruh pada kondisi psikologisnya.

Psikoterapis keluarga dan hubunganekaligus penulis The Self-Aware Parent, Fran Walfish, Psy.D mengatakan, ada risiko anak berkembang dengan kepribadian yang salah.

Maksudnya, anak bisa saja menerima keyakinan bahwa orang-orang menginginkan kepribadian tertentu, yang mana kepribadian itu bisa saja hanya dibutuhkan di depan kamera.

Risiko lainnya adalah jika anak ditempatkan pada ekspektasi tertentu yang tidak beralasan, mungkin saja mereka berpikir bahwa pekerjaan mereka hanyalah membuat orangtuanya dan orang lain senang.

"Ini adalah kemunduran dan merusak bagi anak yang butuh belajar dan bereksplorasi dalam jalur yang tepat di usia dini," ujar Wittenberg seperti dikutip dari situs whattoexpect.com

Masa depan anak juga perlu dipertimbangkan. Sebab, ketika anak sudah menjadi model sejak bayi, ketika dewasa mungkin saja mereka akan diasosiasikan dengan produk atau brand tertentu yang mungkin mereka tidak sukai.

Namun, tentu saja ini bukan berarti modeling untuk bayi tidak bisa menjadi kesempatan yang baik. Setiap bayi memiliki perbedaan dan keluarga memiliki porsi yang besar dalam pengambilan keputusan dan menentukan masa depan mereka. Namun, fakta-fakta ini layak untuk dipertimbangkan dan dibicarakan.

Baca juga: Suka Duka Nadine Waworuntu dan El Rumi sebagai Anak Artis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.