Kompas.com - 19/06/2019, 10:00 WIB
Ilustrasi tabir surya RawpixelIlustrasi tabir surya

Tapi, sebenarnya ini adalah reaksi alergi karena cahaya dan panas mencapai bahan kimia dan kemudian dioleskan pada kulit.

Baca juga: Negara di Amerika Utara Akan Larang Tabir Surya, Apa Alasannya?

“Jika kamu menggunakan tabir surya yang sudah kedaluwarsa, pada dasarnya kamu hanya menggunakan pelembap biasa dan tidak mendapatkan perlindungan UV apa pun,” kata Vij.

“Banyak orang berpikir tabir surya memang melindungi kulit dari sinar UV. Tetapi jika sudah terlalu alam atau kedaluwarsa, kulit rentan terbakar," tambah dia.

Tabir surya yang sudah kedaluwarsa tidak dapat lagi melindungi kita dan meningkatkan potensi kulit untuk terbakar sinar matahari, kerusakan akibat sinar matahari, hingga risiko kanker kulit.

Untuk itu, kita harus berhati-hati saat menggunakannya. Perhatikan kembali tanggal kedaluwarsa atau lama penyimpanan demi kebaikan kulit kita.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.