Trik Donita Mengenalkan soal Makanan Halal pada Anak

Kompas.com - 03/07/2019, 16:45 WIB
Aktris Donita ketika ditemui pada konferensi pers sertifikasi halal restoran Shaburi dan Kintan Buffet di Pacific Place, Jakarta Selatan, (3/7/2019). KOMPAS.com/Nabilla TashandraAktris Donita ketika ditemui pada konferensi pers sertifikasi halal restoran Shaburi dan Kintan Buffet di Pacific Place, Jakarta Selatan, (3/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi umat Islam, label halal pada makanan sangatlah penting. Selain karena alasan hukum agama, makanan yang masuk kategori halal seringkali juga lebih terjamin secara kesehatan.

Namun, mengajarkan tentang makanan halal pada anak terkadang tidaklah mudah, karena pemahaman anak yang masih minim.

Aktris Donita mengaku punya trik tersendiri untuk mengenalkan makanan halal pada anak.

Ia tak memungkiri bahwa dalam perjalanannya, anak akan banyak bertanya mana saja binatang yang bisa dimakan dan tidak.

"Kadang anak suka tanya, "gajah, unta bisa dimakan enggak? Aku biasanya jelasin yang ini bisa dimakan, yang itu enggak bisa."

Baca juga: Tips Rumah Tangga Langgeng ala Donita dan Adi Nugroho

Hal itu diungkapkan Donita seusai konferensi pers sertifikasi halal restoran Shaburi dan Kintan Buffet di Pacific Place, Jakarta Selatan, (3/7/2019).

Aktris yang namanya melambung berkat perannya di sinetrom Cinta Fitri itu mengatakan, sang anak terkadang juga sangat ingin tahu mengapa hewan tertentu tak boleh dimakan, karena tidak halal.

Ketika pertanyaan itu muncul, Donita memilih memberikan sederhana, misalnya, karena alasan kesehatan.

"Aku bilang saja itu enggak baik untuk kesehatan," katanya.

Donita dan keluarga termasuk sering makan di luar rumah. Apalagi anak pertamanya, Athariz Alfarizqi Svarga Nugroho atau yang akrab disapa Svarga, makan lebih lahap ketika di restoran.

Oleh karena itu, seritifkasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) bagi keluarga Donita sangatlah penting. Kata Donita, mereka merasa lebih lega ketika restoran yang didatanginya memajang stiker berlogo MUI.

"Karena kita hidup dari apa yang kita makan. Makanan kan jadi tenaga, darah, sesuatu yang kita gunakan. Apalagi kalau aku, kan masih memberi ASI. Otomatis bayiku ikut makan," tuturnya.

Baca juga: Sertifikasi Produk Halal Bukan Cuma Tak Mengandung Babi

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X