6 Jenis Vitamin dan Nutrisi Penting demi Kulit Bebas Jerawat

Kompas.com - 30/07/2019, 11:05 WIB
. Shutterstock.

KOMPAS.com - "You are what you eat (kamu adalah apa yang kamu makan)" adalah peribahasa lama yang juga tepat digunakan untuk menggambarkan kondisi kulit kita.

Para ilmuwan dan dokter menyebutkan bahwa nutrisi punya peran penting terhadap kesehatan kulit kita. Bagi kamu yang memiliki kulit wajah berjerawat, jenis vitamin yang dikonsumsi rupanya juga berpengaruh besar.

"Saat ini ada banyak perawatan dermatologi klinis, tapi ada juga pola makan dan intervensi nutrisi yang bisa dilakukan untuk memberikan perubahan positif bagi mereka yang menderita jerawat," kata direktur medis dan formulator di Care/Of, Maggie Luther, ND.

Beberapa makanan dan vitamin baik untuk membantu mengatasi jerawat di kulit wajah kita, tapi di sisi lain ada pula makanan-makanan yang justru memicu jerawat.

Baca juga: Ritual Aneh Perawatan Kulit Aktris Korea, dari Garpu hingga Pisau

Direktur kosmetik dan peneliti klinik di dermatologi Mount Sinai Hospital New York, Joshua Zeichner, MD menyebutkan salah satunya adalah makanan tinggi karbohidrat, karena makanan tinggi gula bisa memicu inflamasi pada tubuh, termasuk kulit dan memicu jerawat.

"Susu sapi, terutama skim milk, juga sering disebut sebagai pemicu munculnya jerawat. Namun menariknya yogurt dan keju tak pernah disebut," kata dia.

Nah, untuk menjaga kesehatan kulit, cobalah mengonsumsi sumber vitamin dan nutrisi berikut:

1. Seng

Peradangan di kulit adalah sumber utama masalah jerawat dan juga awal dari masalah kulit lainnya.

Menurut Zeichner, seng (zinc) memiliki kandungan anti-peradangan dan terbukti mampu membantu mengatasi jerawat.

Menurut Luther, seng juga tercatat dalam studi yang dipublikasikan oleh Dermatologic Therapy sebagai alternatif perawatan jerawat yang menjanjikan karena tidak mahal, mujarab, dan minim efek samping sistemik.

Baca juga: Penyebab Jerawat Muncul di Bagian Dagu

2. Asam lemak omega 3 dan 6

Kulit yang rentan jerawat sering dikaitkan dengan kurangnya asupan linoleic acid (asam lemak omega 6).

Faktanya, sebuah studi terkontrol melihat bagaimana asam lemak omega 3 dan linoleic acid (omega 6) bisa berperan sebagai suplemen kulit.

"Setelah 10 minggu, kelompok yang mengkonsumsi baik omega 3 maupun gamma-linolenic acid (GLA) menunjukkan hasil yang signifikan dalam hal mengurangi jerawat meradang," kata Luther.

3. Vitamin E

Vitamin E telah lama dikenal sebagai sumber kecantikan kulit. Vitamin E disebut bisa menghilangkan bintik hitam, meredakan inflamasi, dan melembabkan kulit. Konsumsi suplemen Vitamin E juga penting untuk pemilik kulit berjerawat.

Luther mengatakan, rendahnya level Vitamin E dalam darah berkorelasi dengan kondisi jerawat pada kulit wajah.

"Para pasien dengan level Vitamin E tinggi cenderung memiliki kondisi jerawat yang lebih minim," kata dia.

Baca juga: 10 Fakta Seputar Jerawat, dari Mitos hingga Pemicunya

 

4. Probiotik dan Prebiotik

Dalam beberapa tahun terakhir, probiotik (mikroorganisme hidup) dan prebiotik (makanan untuk bakteri baik) menjadi tren kesehatan yang cukup besar.

Luther menjelaskan, probiotik dan bakteri alami bermanfaat dalam tubuh bisa membantu menetralisasi stres oksidatif, meredakan peradangan dan mendukung kondisi mood yang sehat.

"Beberapa studi juga menunjukkan, bahwa ini semua bisa membantu menangkal peradangan yang bisa memicu jerawat," ujarnya

5. Vitamin A

Zeichner menjelaskan, turunan vitamin A, seperti retinol, biasa digunakan untuk mengatasi jerawat, karena kemampuan mereduksi inflamasi pada kulit serta mencegah sel kulit menempel satu sama lain dan menyumbat pori-pori wajah.

"Namun, aku biasa mengingatkan para pasien untuk tidak menginjeksi terlalu banyak vitamin A karena bisa membuat kulit terlalu kering dan sensitif terhadap matahari, mengganggu pengelihatan dan berdampak pada organ hati," kata Zeichner.

Vitamin A topikal sudah lama dipelajari sebagai vitamin untuk mencerahkan kulit dan anti-penuaan, tapi lebih baik menggunakannya sebagai serum dan krim alih-alih dikonsumsi sebagai suplemen.

Baca juga: Bagaimana Cara Menghilangkan Jerawat Batu?

6. Astaxantin

Antioksidan seperti astaxantin memiliki peran penting pada beberapa area tubuh, termasuk kulit.

Menurut Luther, astaxantin yang diproduksi oleh mikroalga dan sering ditemukan dalam bentuk suplemen, telah diteliti selama beberapa tahun mampu memberikan manfaat pada kulit.

"Meski tidak dikaitkan langsung dengan jerawat, antioksidan bisa memberi manfat terhadap kondisi kesehatan kulit secara keseluruhan, termasuk mereduksi garis-garis halus, bintik matahari pada wajah dan peradangan," kata dia.

Oleh karena itu, astaxantin baik untuk mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan, termasuk mengurangi risiko tumbuhnya jerawat di wajah.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Jerawat di Area Bokong

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X