Kompas.com - 15/05/2020, 16:11 WIB
Ilustrasi berolahraga di rumah, ilustrasi yoga Shutterstock/Orion ProductionIlustrasi berolahraga di rumah, ilustrasi yoga

KOMPAS.com - Karena sulit beradaptasi dengan kesibukan bekerja dari rumah, menjadi guru bagi anak, hingga mengurus rumah, banyak orang yang mengesampingkan waktu berolahraga selama masa karantina ini. 

Padahal, sebenarnya kita cuma butuh waktu latihan olahraga singkat tanpa mengganggu jadwal kerja.

Menurut tiga ahli fisioterapi di University of Alberta yang aktif membagikan tips kebugaran dari rumah, kita cuma butuh lima menit latihan olahraga setiap beberapa jam selama work from home (WFH).

Menariknya lagi, latihan singkat tersebut juga dapat meningkatkan kesehatan mental yang semakin penting di masa pandemi ini.

Duduk dalam waktu lama dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit seperti jantung dan pembuluh darah, obesitas, dan beberapa jenis kanker.

Hal ini juga dapat memicu sakit punggung, sakit kepala, dan sakit leher, terutama jika pengaturan tempat kerja di rumah kita tidak ideal secara ergonomi.

Baca juga: WFH Bikin Tubuh Gampang Lelah, Apa Sebabnya?

Beruntung, berkeringat selama lima menit dengan latihan seperti lunges, push-up, planks, dan high knees dapat meningkatkan aliran darah ke otak yang membantu kita lebih fokus. Latihan-latihan tersebut banyak sekali panduannya di aplikasi khusus olahraga seperti Fitbit atau Nike Training Club.

Para ahli fisioterapi juga merekomendasikan gerakan naik-turun tangga pada kecepatan yang ditentukan selama tiga menit untuk menetapkan tingkat kebugaran dasar.

Dalam sebuah editorial di British Journal of Sports Medicine tahun 2019, latihan singkat beberapa menit yang sering disebut "olahraga snack" ini memiliki banyak gerakan "bergizi" bagi otot dan jantung.

Baca juga: Tak Perlu Waktu Lama, Olahraga Singkat Mampu Menambah Kekuatan Tubuh

"Aktivitas fisik yang singkat intensitas tinggi (HIIPA) ini bermanfaat besar bagi mereka yang kurang aktif", kata penulis utama studi, Emmanuel Stamatakis, Ph.D., associate professor di School of Public Health di University of Sydney.

Manfaat latihan HIIPA bervariasi, tergantung usia dan tingkat kebugaran.

Jika sebelumnya kita sudah terbiasa dengan latihan intensitas tinggi, peningkatan kesehatan jantung mungkin lebih rendah daripada orang yang tidak banyak bergerak.

Namun, menurut Stamatakis, pada orang dewasa muda, tiga sesi naik-turun tangga per hari selama tiga hari setiap minggunya memiliki peningkatan level kebugaran sebanyak lima persen. Itu baru dari satu menit melakukan latihan HIIPA konsisten melakukannya setiap hari.

"Tentunya jika durasinya ditambah hingga lima menit sepanjang hari efeknya lebih besar dan mengejutkan. Semakin banyak gerakan, semakin banyak manfaat yang kita lihat," katanya.

Baca juga: Olahraga Berat di Bulan Puasa Berbahaya, Apa Alasannya?



Sumber Bicyling
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X