Mengenal Lazy Keto, Diet Keto yang Lebih Fleksibel

Kompas.com - 20/05/2020, 06:05 WIB
Ilustrasi diet keto ThitareeSarmkasatIlustrasi diet keto

KOMPAS.com - Diet keto mungkin menjadi salah satu diet atau pola makan yang paling populer di dunia.

Meski memiliki banyak pengikut, banyak pula yang mengkritik diet keto dan menganggapnya sebagai bentuk diet yang sulit untuk diikuti secara konsisten.

Singkatnya, pelaku diet keto menghitung gizi makro yang dikonsumsinya secara rutin dan memastikan mereka mengonsumsi lemak dan protein dalam jumlah besar.

Baca juga: Diet Keto tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun? Mungkin Ini Alasannya

Di saat yang sama, pelaku diet keto juga perlu mengurangi asupan karbohidratnya.

Namun, ada satu versi berbeda dari diet keto, yakni " lazy keto". Kamu mungkin belum pernah mendengar istilah ini, namun ternyata lazy keto juga punya pengikut yang cukup banyak.

Seperti apa yang dimaksud lazy keto?

Pada diet keto klasik, pelakunya diminta mengatur asupan gizi makro mereka dengan detail 65-85 persen lemak, 15-35 persen protein dan 0-10 persen karbohidrat.

Angka ini biasa diartikan tidak lebih dari 50 gram karbohidrat, sekitar 1-1,8 gram protein per kilogram massa tubuh dan sisanya lemak untuk memenuhi kebutuhan kalori per hari.

Namun, pelaku lazy keto tak perlu terlalu khawatir dengan hitung-hitungan lemak dan protein.

Menurut ahli gizi dan penulis The Little Book of Game-Changers, Jessica Cording, M.S., R.D., dalam lazy keto pelakunya hanya perlu menjaga asupan karbohidrat harian antara 20-50 gram per hari.

"Artinya pada lazy diet pelakunya tidak perlu terobsesi menghitung gizi makro lainnya," kata Cording.

Menjadi pro dan kontra apakah lazy keto masih dapat dikategorikan "keto" karena hanya mengawasi asupan karbohidrat.

Sebab, tidak jelas apakah pelaku lazy keto juga mencapai fase ketosis.

Adapun fase ketosis adalah kondisi ketika tubuh mulai memproduksi keton (senyawa organik yang dapat digunakan tubuh untuk diubah menjadi energi) dan membakar lemak untuk energi ekstra.

Namun, tidak berarti kamu tidak dapat mencapai ketosis dengan lazy keto. Kamu hanya mungkin tidak mencapai ketosis sebanyak diet keto klasik.

"Hanya saja, diet ini mungkin juga hanya disebut diet rendah karbohidrat," kata penulis The Small Change Diet, Keri Gans, R.D.

Selain dari hal penghitungan gizi makro, jenis makanan lazy keto cenderung sama seperti diet keto klasik.

Tetapi, Cording menyebutkan sayur-sayuran seperti tomat, terong, brokoli, kol, hingga sumber protein seperti ayam, daging, salmon, serta sumber lemak seperti minyak zaitun, alpukat dan kacang-kacangan adalah opsi yang baik untuk pelaku diet keto.

Baca juga: Diet Keto tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun? Mungkin Ini Alasannya

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X