Selain Cegah Corona, Menikah Tanpa Resepsi Baik untuk Kesehatan Mental

Kompas.com - 02/06/2020, 21:28 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Pandemi covid-19 menjadi waktu yang sulit bagi pasangan untuk menggelar pernikahan.

Pasalnya, kini para calon pengantin hanya bisa menggelar pernikahan tanpa resepsi, atau menggelar pernikahan intim kecil dengan tamu orang terdekat.

Itu pun dengan catatan semua orang dalam acara pernikahan tersebut harus mematuhi protokol kesehatan dan menjaga jarak.

Selain itu juga memastikan semua orang yang hadir telah dikarantina atau diisolasi sepenuhnya. Untuk memastikan keamanan keluarga dan kedua calon mempelai.

Baca juga: Ketika J.Lo Bicara Soal Rencana Pernikahan yang Terimbas Pandemi

Namun, tahukah kamu, tidak adanya resepsi atau pesta besar rupanya bermanfaat untuk  
kesehatan mental:

1. Tidak perlu mengundang orang atau mencari alasan mengapa tidak mengundang mereka

Kita tahu bahwa setiap pasangan tentu ingin membatasi undangan yang tersebar. Sayangnya, pihak keluarga kerap bersikeras untuk mengundang seseorang atau sebuah keluarga.

Nah sekarang adalah waktu yang tepat untuk memanfaatkan situasi yang kita hadapi. Karena orang lain akan mengerti, bahwa pembatasan undangan dilakukan karena adanya pandemi.

2. Kesempatan besar jika kamu memiliki kecemasan sosial

Orang dengan kecemasan sosial kadang-kadang justru lebih stres menghadapi hari pernikahan mereka, ketimbang merasa bersemangat.

Pikiran untuk menjadi pusat perhatian di antara semua orang ini sulit untuk dihadapi.

Sekarang adalah kesempatan sempurna untuk memiliki hari istimewa tanpa harus khawatir tentang tekanan-tekanan ini.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pasangan Ini Gelar Pernikahan di Atap Apartemen

3. Tak ada stres jelang pernikahan

Banyak calon pengantin merasa stres menjelang hari pernikahan, sehingga bisa menghilangkan keindahannya.

Biasanya ini terjadi berkaitan dengan acara resepsi, mulai dari soal biaya, apakah resepsi akan berjalan lancar, apakah konsumsi untuk resepsi sesuai dengan jumlah undangan, dan sebagainya.

Sekarang, tanpa resepsi kamu tak perlu memikirkan hal-hal tersebut. Kamu bisa menikmati kebersamaan dengan orang tercintai, tanpa semua kecemasan dan stres jelang pernikahan.

4. Hemat uang

Ini mungkin salah satu manfaat terbesar dari semuanya. Tidak menggelar pesta pernikahan yang besar akan menghemat banyak uang yang bisa kamu investasikan untuk membeli rumah, bulan madu, dan masa depanmu dan pasangan.

Kamu bisa mendapatkan bulan madu impian dan bahkan mungkin membeli sofa mahal yang membuatmu dan pasangan sangat bahagia.

Baca juga: Kisah Pasien Corona, Rayakan 50 Tahun Pernikahan di Ruang Perawatan

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber fustany
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X