Kompas.com - 17/07/2020, 12:17 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Seperti kita ketahui, Covid-19 bisa memicu berbagai gejala.

Namun, berdasarkan analisis terbaru dari US Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ditemukan sebagian besar pasien memiliki setidaknya satu dari tiga gejala, yaitu demam, batuk atau sesak napas.

Analisis yang diterbitkan pada hari Kamis (16/7/2020) dalam laporan CDC berjudul Morbidity and Mortality Weekly Report mencakup 164 orang dengan kasus Covid-19 yang dikonfirmasi laboratorium.

Semua pasien memiliki gejala, dan semuanya mengalami sakit pada 14 Januari hingga 4 April.

Karena Covid-19 adalah penyakit baru dan informasi gejala sangat terbatas, terutama di antara pasien yang belum dirawat di rumah sakit, CDC mengirimkan survei lebih lanjut kepada pasien yang diidentifikasi oleh petugas kesehatan setempat.

Para pasien diminta melaporkan berbagai gejala, termasuk gejala lain yang tidak dikenal secara luas.

Hampir seluruh pasien (96 persen) mengalami demam, batuk, atau sesak napas dan sekitar 45 persen mengalami ketiganya.

Batuk adalah gejala yang paling umum, di mana tim CDC dan pejabat kesehatan AS menemukan 84 persen pasien yang disurvei mengatakan mereka menderita batuk.

Demam menjadi gejala paling umum kedua, dengan 80 persen pasien melaporkan mereka mengalami demam.

Sesak napas lebih sering dikaitkan dengan orang yang dirawat di rumah sakit.

Pasien juga mengalami berbagai gejala lain termasuk nyeri otot, kedinginan, kelelahan dan sakit kepala.

Setidaknya satu masalah perut paling umum, yaitu diare, dilaporkan oleh setengah dari jumlah pasien.

Beberapa pasien juga melaporkan gejala infeksi gastroenteritis seperti sakit perut, mual dan muntah.

Persentase lebih tinggi dari penderita Covid-19 yang tidak dirawat ke rumah sakit kehilangan indra penciuman atau bau.

Hasil ini belum bisa digeneralisasikan, karena pengujian terbatas pada pasien tertentu, dan pasien yang dirawat di rumah sakit kemungkinan memiliki proporsi berlebihan dalam sampel orang yang disurvei.

Namun data tersebut memberikan gambaran kepada dokter tentang siapa yang perlu diuji atau bahkan dikarantina untuk memperlambat penyebaran pandemi Covid-19.

Baca juga: CDC Menambahkan 3 Gejala Baru Covid-19 yang Harus Diwaspadai

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber CNN


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.