Kompas.com - 23/08/2020, 13:55 WIB
Ilustrasi vitamin C SHUTTERSTOCK/PixelblissIlustrasi vitamin C

Menurut Harvard Medical School, terlalu banyak vitamin C bisa menyebabkan diare, mual, mulas, gastritis, kelelahan, sakit kepala, dan insomnia.

Vavrek dan para peneliti menganjurkan, agar kita memiliki pilihan makanan utuh sebelum beralih mengonsumsi suplemen.

"Mengikuti pola makan yang benar dan seimbang tampaknya menjadi pendekatan paling baik," kata peneliti.

"Rekomendasi saat ini adalah mengonsumsi lima porsi sayuran dan buah sehari."

Karena tubuh tidak membuat vitamin C sendiri, disarankan agar kita mengonsumsi makanan yang kaya vitamin C, seperti brokoli, kubis, kembang kol, paprika merah, tomat, kiwi, lemon, stroberi, dan jeruk.

Baca juga: Benarkah Vitamin C Membantu Penyembuhan Flu?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.