Kompas.com - 05/11/2020, 10:53 WIB
Ilustrasi begadang ShutterstockIlustrasi begadang

Para peneliti mengamati 11 pasang saudara kembar, dan menemukan bahwa salah satu anak kembar yang kurang tidur lebih mungkin terkena virus dan mengalami gejala penurunan sistem kekebalan lainnya.

Kekurangan tidur dalam jangka panjang membuat tubuh terlalu lelah untuk melindungi dirinya sendiri dengan baik terhadap infeksi penyakit.

Di saat yang sama, sistem kekebalan tubuh tidak dapat bekerja dengan efisiensi tinggi.

Jadi, ketika kamu kurang tidur selama sebulan atau lebih, kamu akan lebih mudah terserang penyakit.

7. Kesulitan mengenali ekspresi wajah
Ini adalah salah satu konsekuensi kurang tidur yang mungkin belum diketahui dan belum lama terungkap.

Ketika kita tidak cukup tidur selama beberapa waktu, kita akan cenderung kesulitan membaca ekspresi wajah orang secara akurat.

Masalah ini terungkap dalam penelitian pada 2017.

Para peneliti menemukan bahwa orang yang kurang tidur selama beberapa waktu tidak dapat membaca ekspresi halus pada wajah dalam beberapa foto.

Mereka dapat mengidentifikasi emosi yang sangat terlihat, seperti ketakutan, amarah, seringai, atau cibiran.

Tetapi, ketika diperlihatkan pada ekspresi senyum atau cemberut yang lebih halus, mereka kesulitan mengenalinya.

Jadi, ketika kurang tidur kamu mungkin akan terlibat dalam lebih banyak pertengkaran karena otak tidak mampu membaca sinyal emosional dengan optimal.

Halaman:


Sumber Bustle
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X