Kompas.com - 29/11/2020, 09:49 WIB
Ilustrasi jalan kaki PointImagesIlustrasi jalan kaki

KOMPAS.com - Lari dan jalan kaki adalah jenis olahraga yang sangat sederhana. Kita hanya memerlukan alas kaki yang nyaman untuk melakukannya.

Namun, ternyata masih banyak orang yang beralasan tidak melakukannya, misalnya karena masalah kesibukan dan sulit meluangkan waktu.

Jika kamu merasa familier dengan situasi tersebut, mengapa tidak mencoba berjalan kaki di dalam rumah?

Penulis buku terlaris New York Times dan pendiri situs hungry-girl.com, Lisa Lillien, mengatakan bahwa jalan kaki di dalam rumah, atau housewalking, bahkan bisa menjadi salah satu cara untuk membantu membakar kalori.

Meski terdengar sederhana, namun hal kecil ini justru bisa memberikan perubahan besar jika dilakukan dalam jangka panjang.

"Pikirkan seberapa sering kamu mendapati diri duduk-duduk sepanjang hari."

"Itu adalah peluang untuk membakar kalori. Dan berjalan kaki tidak hanya bisa dilakukan di rumah, tetapi bisa dilakukan di apartemen, kantor, atau di mana pun," ungkap Lisa, dilansir hungry-girl.com.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kita sering menargetkan jumlah langkah setiap harinya demi mencapai target kebugaran, termasuk menurunkan berat badan.

Jalan kaki di dalam rumah bisa membantu membuat target itu semakin realistis untuk dicapai.

Baca juga: Jalan Kaki Setelah Makan Benarkah Menyehatkan?

Gunakan alat penghitung langkah agar kamu dapat memantau perkembangan dari hari ke hari.

Jangan langsung menargetkan 10.000 langkah per hari jika sebelumnya kamu belum terbiasa.

Mulailah dengan jalan kaki sesuai kemampuanmu, lalu meningkatkannya 500 langkah setiap harinya.

Kamu bisa melakukan housewalking sambil menonton video, mendengarkan musik, membersihkan rumah, hingga menunggu jeda iklan televisi.

Tapi, pada intinya, mulailah melakukannya dan tak perlu memikirkan terlalu berat tentang target langkahmu.

"Tidak ada cara yang salah dalam melakukan housewalking. Triknya adalah melakukannya kapan pun kamu mendapati dirimu duduk-duduk. Lakukan segera, maka itu akan menjadi kebiasaan," katanya.

Meski jalan kaki mungkin bukan olahraga paling efisien, namun para pakar mengatakan aktivitas ini bisa membantu menurunkan berat badan, menjaga kesehatan mental, dan lainnya.

"Ini adalah olahraga aerobik low-impact yang memungkinkan individu mengeluarkan energi dan membakar kalori, jadi tentunya bisa membantu menurunkan berat badan," ungkap Presiden dan Kepala Petugas Sains dari American Council on Exercise, Cedric Bryant, Ph.D, seperti dilansir Today.

Jika targetmu adalah menurunkan berat badan, Bryant menyarankan untuk jalan kaki setidaknya 45 menit per hari di beberapa hari dalam seminggu.

Baca juga: Jalan Kaki, Olahraga Terbaik Selama Masa Karantina di Tengah Pandemi

Jika target tersebut masih terasa berat, cobalah membaginya dalam beberapa sesi.

Misalnya, jalan kaki pagi, di sela makan siang, atau setelah makan malam.

"Idenya adalah untuk mencoba mengumpulkan sekitar 45 -60 menit waktu berjalan, yang akan berkorelasi dengan penurunan berat badan atau atau kontrol berat badan yang lebih baik," ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
FEEL GOOD
Menjaga Mental
Menjaga Mental
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X