Kompas.com - 23/01/2021, 19:00 WIB
Ilustrasi anak obesitas akibat gizi berlebih. ShutterstockIlustrasi anak obesitas akibat gizi berlebih.

KOMPAS.com - Anak-anak dengan diabetes dapat menjalani kehidupan yang menyenangkan, tetapi memerlukan kebutuhan khusus. Hal inilah yang harus diketahui oleh orangtua.

Di Amerika Serikat, penyakit diabetes sangat umum terjadi di kalangan anak-anak. Lebih dari 205.000 anak-anak dan remaja memiliki penyakit diabetes, dan kasusnya terus meningkat.

"Sebagian besar anak-anak yang berusia di bawah 10 tahun memiliki diabetes tipe 1," kata seorang ahli endokrinologi anak di Rumah Sakit Anak K. Hovnanian, Dr Santhosh Eapen.

Baca juga: Kaitan Obesitas dengan Gairah Seks Menurun, Sudah Tahu?

"Kondisi itu terjadi ketika tubuh anak-anak tersebut berhenti membuat hormon insulin," ujar dia dalam rilis berita Hackensack Meridian Health.

Jumlah anak-anak dan remaja AS dengan diabetes tipe 2 meningkat 30 persen antara tahun 2001-2009, dengan kasus tumbuh di kalangan remaja berusia 10 tahun ke atas.

"Dengan diabetes tipe 2, tubuh memproduksi insulin tetapi tidak menggunakannya dengan benar," ungkap dia.

Gejala-gejalanya

Gejala pertama diabetes tipe 1 antara lain penurunan berat badan, kelelahan, penglihatan buram, dan sering buang air kecil.

Sementara itu, gejala diabetes tipe 2 awal dapat menyerupai gejala tipe 1. Tetapi kadang-kadang pasien dengan diabetes tipe 2 tidak memiliki tanda-tanda.

Faktor risiko diabetes tipe 2 karena tidak mendapatkan aktivitas fisik yang cukup, kelebihan berat badan, dan memiliki riwayat keluarga diabetes.

Skrining dini dapat memungkinkan perawatan dimulai dan mencegah atau menunda masalah terkait diabetes.

Baca juga: Jangan Kebanyakan Duduk, Diabetes Mengintai

Anak-anak dengan diabetes membutuhkan perawatan dari spesialis kesehatan yang berbeda. Seorang anak dapat pergi ke dokter, ahli diabetes, ahli diet, dan psikolog.

"Anak-anak dengan diabetes akan membutuhkan tindak lanjut rutin dengan tim perawatan kesehatan mereka. Interval khas untuk kunjungan adalah setiap tiga bulan," ujar dia.

Pentingnya aktivitas fisik

Aktivitas fisik penting karena membantu insulin bekerja lebih baik dan membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

"Anak-anak dengan diabetes harus aktif selama satu jam setiap hari," kata Eapen.

Hukum federal melindungi anak-anak dengan diabetes di sekolah negeri dan swasta.

Anak-anak ini memiliki hak untuk mengambil bagian dalam sekolah dan mendapatkan perawatan kesehatan yang diperlukan untuk tetap sehat.

Baca juga: Anjing Kena Diabetes, Pemiliknya Pun Mungkin Tertular, kok Bisa?

Misalnya, anak-anak mungkin perlu memiliki persediaan makanan untuk menangani penyakit diabetes di dalam tas ransel mereka.

"Hidup dengan diabetes bisa menantang. Namun,dengan dukungan ekstra dari orang-orang terkasih, anak-anak pengidap diabetes masih dapat menikmati semua hal yang membuat masa kecilnya berkesan," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.