Kompas.com - 13/03/2021, 14:20 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Jantung berdebar terjadi ketika seseorang merasakan denyut jantung yang sangat kuat, tidak normal seperti biasanya.

Kondisi jantung berdebar, atau yang di dunia medis disebut palpitasi, bisa dialami orang di usia berapa pun. Namun ahli mengatakan, kondisi ini bisa dikaitkan dengan masalah pada jantung.

"Jantung berdebar-debar adalah masalah umum," kata ahli elektrofisiologi, Oussama Wazni, MD.

Wazni adalah eflektrofisiologi yang memiliki spesialisasi dalam masalah irama jantung yang tidak normal.

"Palpitasi bisa dikaitkan dengan masalah jantung. Tapi biasanya tidak berbahaya."

Baca juga: Apa Artinya Jika Jantung Berdebar Disertai Cemas dan Sesak Napas?

Heart palpitations atau jantung berdebar

Jantung berdebar-debar bisa terasa seperti denyut jantung berhenti atau tersendat.

Terkadang, jantung dapat berdegup kencang atau melambat tanpa sebab. Biasanya, kondisi ini bertahan beberapa detik.

Dalam banyak kasus, palpitasi bukan merupakan kondisi yang patut dikhawatirkan. Namun, itu bisa menandakan aritmia atau irama jantung yang tidak normal.

Aritmia sering kali disebabkan oleh penyakit jantung, masalah katup jantung, kadar kalium yang tidak normal, atau masalah lainnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.