Kompas.com - 14/04/2021, 10:05 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Bagi yang kurang tidur dikarenakan begadang, tentu tidur setelah sahur sangatlah menggoda.

Rasa kantuk yang menyerang setelah perut terasa kenyang, tak bisa dielakkan lagi.

Memang betul, tidur di kala menunaikan ibadah puasa termasuk dalam ibadah pula. Namun, tidur setelah sahur tidak disarankan, karena bisa berdampak buruk untuk kesehatan.

Secara umum, kita memang diharuskan untuk mengatur jeda waktu makan dengan waktu tidur.

Baca juga: Susah Bangun Sahur? Coba 7 Cara Mudah Ini

Waktunya sekitar tiga jam, dan kita perlu melakukannya agar tubuh memiliki jeda untuk mencerna makanan dengan baik dan masuk ke usus kecil.

Bukan hanya sekadar mitos dan omelan orangtua belaka. Inilah alasan mengapa kita tidak diperbolehkan untuk tidur setelah makan sahur:

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Bisa menyebabkan sembelit

Kita harus mengatur menu makanan sahur dengan makanan kaya serat, protein, vitamin, dan cukup asupan air.

Selain itu, kita juga perlu menahan diri untuk tidak langsung tidur setelah sahur. Sebab, hal ini akan memicu penyakit yang berkaitan dengan gangguan pencernaan dan maag.

Keadaan di mana perut yang penuh karena kenyang, lalu dibiarkan untuk tidur, menyebabkan perut akan dipenuhi dengan gas yang akan membuat kita merasa tidak nyaman.

Ini akan membuat kita mengalami apa yang namanya sembelit, atau kesulitan dalam buang air besar.

2. Risiko gastroesophageal reflux disease (Gerd)

Setelah sahur langsung tidur bisa menyebabkan isi lambung mengalami refluks (naik) ke esofagus.

Baca juga: Cara Jitu Mengenali Nyeri Dada karena Gerd

Keadaan seperti ini bisa berpotensi membuat kita mengalami gastroesophageal reflux disease (Gerd).

Berpuasa memang dianjurkan untuk penderita Gerd, namun tentu tidak disarankan untuk tidur setelah makan sahur.

Jika, tetap membantah, bisa saja gejala seperti tenggorokan terasa mengganjal, mual, dan heartburn (nyeri dada seperti terbakar) akan muncul dan sangat membuat tak nyaman.

Untuk itu ada baiknya, menyibukkan diri setelah sahur dengan berbagai kegiatan.

Kita bisa mulai membereskan, membaca buku, menulis, atau olahraga jalan pagi.

Setelah terjeda tiga jam lamanya, boleh untuk kembali tidur, jika memang benar-benar mengantuk.

Baca juga: 7 Cara Mencegah Gerd Kambuh Saat Tidur di Malam Hari

Perlu juga diperhatikan, Gerd berpotensi muncul juga tak hanya karena tidur setelah sahur saja, tetapi diakibatkan oleh makanan yang kita konsumsi.

Hindarilah kopi, makanan berlemak, makanan pedas, makanan yang digoreng, dan minuman bersoda saat sahur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.