Kompas.com - 20/04/2021, 15:04 WIB

Selain itu, menjalani program IVF di usia lajut juga tidak disarankan untuk kebanyakan wanita. Meskipun dokter akan memastikannya lewat pemeriksaan kesehatan lebih lanjut, secara umum risikonya lebih tinggi.

American Society of Reproductive Medicine merekomendasikan program IVF dilakukan dalam usia yang masih produktif.

Pasalnya, wanita di atas 40 tahun yang menggunakan IVF memiliki tingkat preeklamsia, diabetes gestasional, prematur, dan persalinan sangat prematur yang lebih tinggi, seperti dikutip dari Business Insider South Africa.

Meski demikian, tak ada salahnya berupaya untuk mendapatkan buah hati meski sudah memasuki usia matang. Namun pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter agar tetap aman bagi kesehatan ibu dan bayi nantinya.

Baca juga: Faktor Usia Ibu Pengaruhi Keberhasilan Program Bayi Tabung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.