Kompas.com - 21/04/2021, 16:23 WIB
. SHUTTERSTOCK.

KOMPAS.com - Banyak orang -disadari atau tidak, kerap melabeli segala sesuatu dengan penilaian "baik" atau "buruk".

Misalnya, makanan A baik untuk dikonsumsi, sedangkan makanan B bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Nah, jika penilaian serupa sudah menyangkut urusan anak, sebaiknya kita tidak melabeli buah hati kita dengan sebutan "baik" atau "buruk".

Sebab, menurut para ahli, kebiasaan semacam itu dapat merugikan si anak. 

Baca juga: Terbukti, Pola Asuh Kasar Perkecil Struktur Otak Anak

Profesor perkembangan anak usia dini di University of Nevada, Amerika Serikat mengatakan, pemberian label dapat melukai anak-anak dengan berbagai cara.

1. Berdampak pada harga diri anak

Pemberian label berdampak pada cara anak melihat dirinya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika anak menerima label yang dikatakan orang dewasa padanya, maka label itu akan menjadi bagian dari identitas yang dirasakan anak.

Akibatnya, anak melihat dirinya dalam batasan label dari orang lain, yang dapat membatasi potensinya.

Juga, pemberian label dapat berdampak negatif pada harga diri dan rasa berharga seorang anak.

2. Memengaruhi pandangan orang lain tentang anak

Labeling akan memengaruhi cara pandang orang lain terhadap anak kita. Hal ini dapat mengubah apa yang kita dan orang lain harapkan dari anak.

Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.