Kompas.com - 07/05/2021, 20:21 WIB
Ilustrasi anak shutterstockIlustrasi anak

3. Mampu mengatakan tidak

Setiap orang berjuang untuk berbicara, mengatakan tidak, atau sesekali mengungkapkan perasaannya. Namun terkadang, agar terlihat kuat, seseorang sungkan untuk mengatakan tidak.

Dia lebih memilih mengiyakan semua permintaan dan tanggung jawab yang datang padanya. Hal ini dapat membuat anak mengalami stres nantinya.

Anak-anak sering kali kesulitan untuk mengatakan tidak karena dapat membuatnya merasa canggung dan aneh.

Namun, menemukan keberanian untuk melakukannya lebih sering, membuat anak menjadi lebih bahagia dari waktu ke waktu.

4. Mengakui kesalahannya sendiri

Anak-anak seringkali tergoda untuk menyembunyikan kesalahannya karena tidak ingin mendapat masalah. Misalnya lupa mengerjakan PR atau tidak sengaja memecahkan piring.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mengakui kesalahan membantu anak membangun karakter. Apabila anak cukup berani untuk menyadari kesalahan yang dilakukan, secara mental anak mempersiapkan diri mengakui perbuatannya.

Selain itu, mengakui kesalahan juga membuat anak meminta maaf dan mencari cara untuk menghindari kesalahan yang sama lagi.

Jadi ketika anak membuat kesalahan, ingatkan lingkungan akan berubah lebih baik jika kesalahan tidak dilakukan dua kali.

Baca juga: 3 Cara Membangun Perilaku Jujur pada Anak

Halaman:


Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.