Kompas.com - 19/05/2021, 06:36 WIB
Seseorang yang baru mengalami keguguran membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitarnya. Namun, kata-kata yang salah justru bisa berbahaya. SHUTTERSTOCKSeseorang yang baru mengalami keguguran membutuhkan dukungan dari orang-orang sekitarnya. Namun, kata-kata yang salah justru bisa berbahaya.

6. "Mungkin seharusnya kamu/kamu tidak seharusnya...."

Mengetahui bahwa bayi yang dikandungnya telah tiada adalah fakta yang sangat berat bagi seorang wanita.

Pada kondisi tersebut, ia mungkin akan mulai menyalahkan dirinya sendiri, memikirkan apa kesalahan yang dilakukannya sehingga mebyebabkan keguguran, hingga mengapa tubuhnya gagal.

Mendengarkan kalimat seperti "kamu seharusnya/tidak seharusnya..." dari orang yang seharusnya memberikan dukungan bukanlah hal yang dibutuhkan oleh seseorang yang mengalami keguguran.

7. "Kamu akan baik-baik saja dalam beberapa hari"

Bagi sebagian wanita, rasa sedih setelah keguguran hanya berlangsung singkat setelah keguguran terjadi.

Namun, bagi sebagian lainnya, rasa sedih itu bisa bertahan lama dan menjadi begitu rumit karena adanya faktor-faktor lain.

Jadi, mengatakan seseorang bahwa segalanya akan baik-baik saja dalam beberapa hari bukanlah hal yang tepat, bahkan sangat menyesatkan dan terkesan meremehkan.

Efek samping fisik bisa bertahan selama beberapa pekan dan wanita tersebut mungkin butuh waktu lebih lama untuk menyembuhkan emosionalnya.

Baca juga: Makan Durian atau Nanas Saat Hamil Picu Keguguran, Mitos atau Fakta?

8. "Bersyukur saja dengan yang kamu miliki"

Ketika seseorang sedang merasa sakit dan sedih, banyak orang menyampaikan kalimat seperti "bersyukur saja" atau "terimalah apa yang sudah kamu punya".

Ketahuilah bahwa kalimat seperti itu sama sekali tidak membantu.

Kalimat seperti itu sering juga diucapkan kepada wanita yang sudah punya anak yang lebih besar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.