Kompas.com - 05/07/2021, 15:25 WIB

Kelompok lainnya diminta untuk berjalan cepat tiga hingga lima kali seminggu untuk durasi waktu yang sama.

Setelah satu tahun, peserta dalam kelompok yang melakukan latihan aerobik (berjalan kaki) dapat meningkatkan aliran darah ke otak, dan pembuluh darah di leher tidak terasa kaku.

Baca juga: 10 Perubahan Gaya Hidup untuk Menurunkan Tekanan Darah

Sedangkan, peserta yang melakukan latihan peregangan tidak memeroleh hasil yang sama.

Seperti dilaporkan Eating Well, para peneliti menyimpulkan hasil studi itu harus diteliti lebih lanjut untuk mengetahui pasti hubungan antara berjalan kaki dan risiko demensia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber BestLife
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.