Kompas.com - 02/09/2021, 19:10 WIB

KOMPAS.com - Buku dongeng Aku dan Kau dari produk susu Dancow sempat sangat populer di era 2000-an.

Kehadirannya kala itu dianggap sebagai hiburan yang amat menarik sekaligus prestise. Banyak yang bangga mengoleksinya dengan melengkapi koleksi judulnya.

Ketika internet belum awam digunakan masyarakat, buku dongeng Dancow memberikan cerita yang inspiratif sekaligus menambah wawasan akan budaya dan tradisi lokal.

Buku tersebut tidak dijual bebas melainkan bonus dari produk susu Dancow. Ketika perilisannya dihentikan, banyak yang merindukan buku dongeng cerita dengan karakter lokal itu.

Rupanya kerinduan ini dipahami benar oleh Nestle selaku produsen susu dengan kemasan legendaris berwarna kuning ini. Untuk menjawab permintaan masyarakat, dihadirkan kembali buku Dongeng Aku dan Kau dengan tema “Indonesia Mendongeng”.

Baca juga: Seberapa Efektif Buku Dongeng Berbahasa Asing pada Balita?

Ada 15 dongeng Indonesia yang disediakan, semuanya kaya dengan nilai budaya Indonesia. Buku tersebut bisa didapatkan secara gratis dengan pembelian produk Dancow bertanda khusus.

Lydia Sahertian, selaku Brand Manager Dancow Nutritods mengatakan sejumlah judul populer pada masa lalu kembali dihadirkan. Misalnya saja Kancil dan Kerbau, Pangeran Palasara dan Kluntung Waluh.

"Melalui 15 cerita dongeng asli Indonesia ini, kami mengajak para orang tua untuk lebih aktif lagi membacakan dongeng kepada Si buah hati untuk mempererat hubungan emosi, memberikan stimulasi, serta menjadikan dongeng Indonesia sebagai tradisi tak ternilai bagi bunda, ayah dan Si buah hati," jelasnya saat virtual press conference, Kamis (02/08/2021).

Baca juga: Ikuti Lomba Dongeng Online Gramedia Raih Hadiah Jutaan Rupiah

Dancow kembali menghadirkan buku dongeng Aku dan Kau yang hits di era 2000-an. Dancow kembali menghadirkan buku dongeng Aku dan Kau yang hits di era 2000-an.

Ia menerangkan, mendongeng memiliki banyak manfaat manfaat positif bagi anak termasuk kemampuan kogntif, bahasa, emosional, dan perilaku sosialnya.

Selain itu, aktivitas ini dapat membantu anak memperkaya kosa kata, meningkatkan rasa percaya diri, dan membantu mempelajari bahan bacaan yang lebih sulit. Studi juga menunjukkan adanya korelasi mendongeng dengan pembentukan nilai moral dan karakter.

Pendongeng dan pendiri Komunitas Ayo Dongeng Indonesia, Ariyo Zidni membenarkan dongeng Indonesia mengajarkan nilai kejujuran, kerajinan, gotong royong, berbuat baik dan menolong orang lain.

"Hal ini dapat membantu Si buah hati dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari. Kisah dongeng Pangeran Palasara misalnya, dapat mengajarkan Si Buah Hati tentang pentingnya berbesar hati dan berbuat baik pada sesama," jelasnya.

Baca juga: Memilih Jenis Cerita Dongeng Sesuai Usia Anak

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.